Cuma di Kawasan Geo-Park Merangin, Wisatawan Bisa Nikmati 6 Titik Arung Jeram Ekstrim Sambil Wisata Situs Berusia Ratusan Juta Tahun

JAMBI (KM) – Kekayaan alam hayati yang terhampar di bumi Indonesia ini sangat banyak dan belum semua tereksplorasi dengan baik. Padahal, sumber kekayaan alam tersebut bisa menjadi gerbang utama dalam meningkatkan taraf perekonomian masyarakat dengan tetap menjaga dan merawat kelestarian alam dan budaya setempat.

Kawasan Geo-Park Merangin yang ada di Desa Air Batu Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi kini telah dibuka untuk umum dan sedang dalam proses peningkatan status menjadi Unesco Global Geo-Park.

Apa itu Geo-Park Merangin Jambi?

Geopark Merangin Jambi bukanlah objek wisata biasa, karena di kawasan Geopark Merangin ini menyimpan jejak kehidupan peradaban masa lampau diantaranya penemuan fosil kayu teluk gedang (Araucarixylon) yang usianya mencapai 350 juta tahun, dan fosil stereochia semireticalatus yaitu fosil jejak erang-kerangan (brachiopoda), kerang mutiara purba (nautiloide), dan bellerophon.

Beberapa situs lainnya yang dapat ditemukan di kawasan Geopark Merangin ini, yaitu : situs geologi goa tiangko, situs geologi fosil daun muara karing, situs geologi konglomerat formasi teluk wang, situs geologi serpih hitam mengkarang berfosil, situs geologi air terjun sigerincing, situs gelogi danau pauh, dan situs biologi hutan adat guguk, serta situs budaya kampung tradisional rumah tuo rantau panjang.

Advertisement

Selain fosil, Geopark Merangin yang masih masuk dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat dan secara geografis terletak di sepanjang kawasan Sungai Batang, juga menimbun banyak batuan alam, diantaranya batuan granit, batuan sedimen, batuan beku, dan batuan metamorf.

Bagi pengunjung yang suka tantangan arung jeram (rafting), ada 6 titik jeram ekstrim yang bisa dilalui, yaitu Jeram Amin, Jeram Lade, Jeram Milan, Jeram Keluk Kesah, Jeram Geluntung Manda, dan Jeram Tilam.

Untuk mencapai kawasan Geopark Merangin, ada dua cara yang bisa ditempuh oleh Wisatawan, yaitu dengan ber-arung jeram (rafting) atau melakukan tracking di sepanjang aliran sungai yang titik awalnya dimulai di Desa Air Batu, Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi.

Mengingat panjangnya jalur yang akan dilalui, tentunya para pecinta rafting akan sangat menikmati tantangan jalurnya tersebut.

Reporter : Sudrajat
Editor : HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: