Masih Berkeliaran di Pemukiman Warga, BKSDA Riau Minta Warga Berkolaborasi Halau Gajah Liar

KAMPAR (KM) – Kawanan gajah liar masih berkeliaran di area perkebunan masyarakat Desa Koto Garo Kecamatan Tapung Hilir, yang menurut informasi sebelumnya, gajah liar itu sudah digiring oleh Tim BKSDA Provinsi Riau ke tempat aman

Salah satu warga Desa Koto Garo, H. Bismi, berharap kepada BKSDA Riau agar meninjau ulang kerjanya, karena sampai hari ini kawanan gajah liar itu masih berkeliaran di area perkebunan masyarakat dan hampir mendekati pemukiman masyarakat

“Kami juga berharap agar gajah liar tersebut di pulangkan ke tempatnya yang semestinya, misalkan taman satwa atau taman nasional, atau sejenisnya, karena gajah liar tersebut telah sangat meresahkan masyarakat karena telah masuk dan merusak tanaman sampai ke pemukiman penduduk, terutama bagi petani sawit yang telah banyak kebun yang dirusak dan bahkan sampai habis, namun tidak ada pertanggung jawaban dari pihak BKSDA, apalagi gajah liar tersebut kalau diusir sudah melawan dan ngejar, sehingga kami khawatir akan terjadi korban jiwa pada saat kita mengusirnya secara manual,” terang H. Bismi saat dikonfirmasi KM 23/11

Advertisement
.

“Yang jelas, semenjak tim BKSDA pulang, rombongan gajah liar bukan semakin menjauh, tetapi kembali mendekat ke perkebunan dan perumahan milik masyarakat dan dikhawatirkan kembali merusak tanaman perkebunan milik masyarakat dan juga bisa mengancam keselamatan baik gajah ataupun manusia yakni masyarakat Desa Koto Garo tentunya,” lanjutnya.

Sementara itu, Plh. Kepala BKSDA Riau, Hartono, menyampaikan bahwa dari BKSDA sudah hampir dua minggu menghalau gajah yang berkeliaran

“Tim BKSDA Riau juga mengharapkan kontribusi masyarakat, Pemerintah Desa dapat bekerja sama di lapangan saat melakukan penghalauan,” kata Hartono saat di konfirmasi via telepon.

Hartono juga menyatakan siap untuk menurunkan kembali personil yang dibutuhkan dalam pengamanan Desa Koto Garo dan tentunya dengan harapan agar masyarakat dapat berkolaborasi dengan personil yang di lapangan, salah satunya yaitu dengan menyiapkan pakan gajah, dan tidak hanya mengandalkan personil yang di lapangan dalam upaya penghalauan gajah liar di Desa Koto Garo.

Reporter : Haikal

Editor : Sudrajat

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: