Proyek Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah di Cakung Dihentikan, Diduga Mangkrak

Proyek IPAL di Kampung Jati Gede, Desa Cakung, Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten

SERANG (KM) – Proyek pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) tahun 2021 diduga mengalami masalah karena pekerjaan tidak dilanjutkan alias mangrak.  Proyek dikerjakan melalui Ketua Swadaya Masyarakat (KSM) di Kampung Jatigede, Desa Cakung, Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang, Banten.

Proyek pengerjaan tersebut sedianya untuk skala permukiman 25 kepala keluarga (KK), dengan sumber anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp362.800.000.

Hasil pemantauan media dan perkumpulan Komunitas Persaudaraan Gabungan Antara Teman (KOPASGAT) pada Senin 4/10 kemarin, pekerjaan IPAL itu tidak dikerjakan lagi.

Saat ditemui, Kepala Desa Cakung, Arsawi mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui soal pencairan anggaran. “Saya tidak mengetahui anggaran sudah cair atau belumnya dan KSM pelaksana tidak pernah koordinasi dengan pihak desa,” katanya.

Menurutnya, pihak Dinas PERKIM dan Kecamatan Binuang yang datang ke kantor desa, dan mengirimkan perwakilan utuk memantau proyek IPAL tersebut.

Korwil KOPASGAT Serang, Edi mengatakan bahwa keadaan tersebut sangat memprihatinkan. “Padahal dari investigasi, anggarannya sangat besar sekitar Rp362.800.000,” ujarnya.

Edi berharap agar pihak terkait mempertanyakan ke pelaksana KSM sejauh mana pengerjaannya.  “Karena saya ada di lokasi, berhari-hari proyek tersebut tidak dikerjakan,” tandasnya.

Sementara Ketua Pelaksana IPAL, Muhandas, tidak memberi tanggapan terhadap permintaan keterangan sampai berita ini diterbitkan.

Reporter:  Ade Irawan
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: