Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Diikuti Kejaksaan Seluruh Indonesia

Tampak Gedung Badan Diklat Kejaksaan Agung

JAKARTA (KM) – Pusat Penerangan Hukum Bidang Hubungan antar Lembaga Kejaksaan Agung meraih peringkat pertama dan kedua pelatihan kepemimpinan pengawas tahun 2021, yang diselenggarakan 21 Juni-1 Oktober 2021 dengan menggunakan metode pembelajaran secara Blended Learning (pembelajaran tatap muka dan pembelajaran secara virtual).

Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI (Kabandiklat) Toni Tribagus Spontana mengungkapkan, pelatihan kepemimpinan pengawas diikuti 60 peserta yang terbagi dua angkatan III dan IV tahun 2021 Kejaksaan dari seluruh Indonesia.

Para peserta harus mengikuti sebanyak 830 jam pelajaran dengan rincian 290 jam pelajaran atau 36 hari kerja untuk pembelajaran klasikal dan 540 jam pelajaran atau 60 hari kalender untuk pembelajaran non klasikal.

“Berdasarkan hasil evaluasi terhadap peserta pelatihan yang ditetapkan melalui rapat evaluasi yang dilaksanakan pada tanggal 29 September 2021, nilai peserta pelatihan kepemimpinan pengawas angkatan III dan IV tahun 2021 sebanyak 60 orang peserta menunjukkan kualifikasi kelulusan indikatif memperoleh nilai memuaskan,” ungkap Kabandiklat, Toni T. Spontana dalam keterangan resminya yang diterima kupasmerdeka.com, Jumat 1/10.

Dari hasil evaluasi tersebut, Kabandiklat mengumumkan urutan rangking nilai prestasi 3 besar untuk angkatan III diraih Kasubbag Kepangkatan dan Mutasi Wilayah II pada Biro Kepegawaian Jaksa Agung Muda Pembinaan, Sulasman yang menduduki posisi pertama.

Selanjutnya peringkat kedua diraih Kasubbid Penyuluhan Hukum pada Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Marshel Julia Simbiak dan posisi ketiga diduduki Dipo Iqbal, selaku Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara pada Kejaksaan Negeri Banjarnegara.

Advertisement

Sementara itu angkatan IV yang menduduki posisi pertama diraih Widiyanto Nugroho, selaku Kepala Sub Bidang Kerjasama Antar Lembaga Non Pemerintah pada Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung.

Untuk posisi kedua diraih Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan pada Kejaksaan Negeri Manokwari, Dr. Hardiansyah, dan posisi ketiga diduduki Kepala Sub Bagian Tata laksana Pembinaan Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan, Rahel.

Dalam sambutannya, Toni mengucapkan terima kasih kepada Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan beserta jajarannya, Widyaiswara atau tenaga pengajar yang telah membimbing, memberikan bekal pengetahuan dan ketrampilan kepada peserta pendidikan dan pelatihan (diklat).

“Terima kasih juga para mentor yang telah hadir dalam seminar aksi perubahan dan mendukung peserta dalam pelaksanan aksi perubahan di satuan kerja peserta, para tim penyelenggara dan tim matgaklin serta seluruh pihak yang telah mendukung sehingga terlaksana kegiatan dengan lancar dan sukses,” katanya.

Toni mengingatkan para peserta yang mengikuti pelatihan kepemimpinan pengawas untuk terus berinovasi dan berkarya.  “Kepada para peserta untuk terus berinovasi dan berkarya untuk Kejaksaan,” tegasnya.

Patut diacungi jempol, dua peserta dari perwakilan Pusat Penerangan Hukum meraih juara pertama dan kedua. Yakni Kasubbid Penyuluhan Hukum pada Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Marshel Julia Simbiak, peserta dari angkatan III meraih posisi kedua. Sementara Widiyanto Nugroho, selaku Kepala Sub Bidang Kerjasama Antar Lembaga Non Pemerintah pada Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung meraih posisi pertama dari angkatan IV.

Reporter: ddy

Editor: MSO

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: