Kompolnas Sayangkan Penanganan Aksi Demonstrasi oleh Polisi yang “Tidak Proporsional”

JAKARTA (KM) – Dalam menangani unjuk rasa mahasiswa saat peringatan HUT Kabupaten Tangerang tahun 2021, terjadi insiden di mana seorang oknum anggota Polres Kota Tangerang Polda Banten inisial Brigadir NP membanting seorang mahasiswa bernama Fariz.

Kepada awak media, Komisioner Kompolnas RI Poengky Indarti mengatakan, penanganan unjuk rasa oleh Polres Kota Tangerang sudah ada aturan terkait penggunaan kekuatan.

Ada tahapan-tahapannya, tetapi pada intinya setiap tindakan anggota Polri dalam melakukan pengamanan harus tetap menghormati hak asasi manusia, sehingga tidak boleh ada kekerasan berlebihan.

“Kasus di wilayah hukum Polres Kota Tangerang Polda Banten tersebut harus menjadi refleksi bahwa anggota di lapangan masih harus dibekali pengetahuan tentang Hak Asasi Manusia dan penanganan demonstrasi. Mindsetnya perlu diluruskan, bahwa dalam menghadapi demonstran, polisi harus bertindak bijaksana,” katanya.

“Jangan sampai terpancing jika ada provokasi di lapangan. Penggunaan kekerasan boleh dilakukan ketika tindakan demonstran anarkis membahayakan nyawa polisi dan masyarakat. Jika tidak membahayakan, arahkan saja agar para demonstran bisa menyampaikan tuntutan secara damai,” lanjutnya.

Advertisement

“Memang anggota yg bertugas adalah bintara-bintara muda yang mungkin seumuran dengan para pendemo. Sehingga bisa jadi masih emosional menangani para pendemo. Hal tersebut menunjukkan pentingnya arahan pimpinan dalam mempersiapkan personel-personelnya yang bertugas dan pengawasannya di lapangan. Selanjutnya harus segera dievaluasi agar ada perbaikan,” jelas Poengky, Kamis 15/10.

Lanjutnya lagi, meski pada masa PPKM Level 3 masih belum boleh berdemonstrasi dan aksi dikatakan tanpa izin, tetapi dalam membubarkan aksi harus humanis.

“Kapolda Banten dan Kapolresta Tangerang sudah meminta maaf atas tindakan anggota. Hal tersebut perlu ditindaklanjuti dengan pemeriksaan terhadap oknum anggota tersebut yang melakukan kekerasan berlebihan,” ucap Poengky.

Reporter: Ade Irawan

Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: