Agung Laksono: Halmahera Tengah Harus Jadi “Role Model” Kolaborasi Industri dan UMKM

Wantimpres Agung Laksono beserta rombongan saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Halmahera Tengah, Sabtu 2/10 (Istimewa)
Wantimpres Agung Laksono beserta rombongan saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Halmahera Tengah, Sabtu 2/10 (Istimewa)

HALMAHERA TENGAH (KM) – Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Agung Laksono, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) Sabtu 2/10/2021.

Dalam agenda kunker kali ini, Agung Laksono dijadwalkan mengunjungi dan meninjau langsung aktivitas di kawasan industri Teluk Weda, pelaksanaan vaksinasi yang diselenggarakan oleh Pemda Halteng bekerjasama dengan PDK Kosgoro 1957 Provinsi Maluku Utara dan bertatap muka dengan Pemda serta masyarakat Halteng.

Turut dalam rombongan kunker Wantimpres, Emanuel Melkiades Laka Lena dan Sari Yuliati, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar dan sejumlah pengurus Kosgoro 1957.

Pada kesempatan kunker tersebut, Agung Laksono menyempatkan waktu bertatap muka dengan Manajemen PT. Weda Bay Industrial Park (IWIP) di site tanjung Oelie, Lelilef Halmahera Tengah. Agung Laksono berharap, kehadiran indutri besar di kawasan Teluk Weda bisa memberikan dampak yang positif bagi kemajuan daerah dan masyarakat Halteng.

“Industri tidak bisa berdiri sendiri, mereka harus bisa juga menarik, menyertakan dan melibatkan masyarakat untuk bisa merasakan kemajuan yang ada,” kata Agung.

Kawasan Industri Teluk Weda adalah salah satu Kawasan Industri Strategis Nasional diluar pulau jawa yang telah ditetapkan sebagai proyek strategis nasional. Kawasan ini dikelola oleh Investor Cina dengan nilai investasi 100 triliun lebih dan diperkirakan beroperasi lebih lima puluh tahun. Kawasan yang dibangun di pesisir Teluk Weda ini ditargetkan menyerap tenaga kerja berjumlah 40 ribu orang.

Kehadiran investasi ini berdampak pada peningkatan daya beli (purchasing power) dari masyarakat. Semestinya kehadiran Investasi besar ini juga mendukung tumbuhnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Oleh karena itu perlu direspon dengan peningkatan kapasitas UMKM di daerah yang harus didorong oleh Pemda dan DPRD Halteng.

“Mudah-mudahan, Halteng bisa jadi role model dimana dengan hadirnya investasi asing, warga masyarakat juga sama-sama terangkat,” imbuhnya.

Reporter : Sudrajat
Editor : HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*