Wakil Gubernur Jambi Hadiri Penanaman Perdana Program Peremajaan Kelapa Sawit Pola Kemitraan di Sungai Bahar

Wakil Gubernur Jambi Hadiri Penanaman Perdana Program Peremajaan Kelapa Sawit Pola Kemitraan di Sungai Bahar, Senin (1/9)

MUARO JAMBI (KM) – Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menghadiri Penanaman Perdana Program Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat (PSR) Pola Kemitraan Antara PT Perkebunan Nusantara VI , dengan Koperasi Produsen Bakti Nusantara Lima Enam di Desa Panca Bakti, Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, dan penyerahan sertifikat Petani PIR Trans Sungai Bahar pada hari Senin 1/9.

Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno, Direksi PTPN 6 Nusantara Jambi, Kepala OPD terkait lingkup pemerintah Provinsi Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi.

Dijelaskan oleh Wakil Gubernur Jambi bahwa Kelapa sawit merupakan tanaman perkebunan terpenting di Provinsi Jambi, hal ini ditunjukkan dengan diusahakannya tanaman kelapa sawit di 8 Kabupaten yang ada di Provinsi Jambi.

Pemerintah Provinsi Jambi mengandalkan komoditi ini untuk mensejahterakan petani dan mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah Sampai dengan saat ini lahan perkebunan kelapa sawit di Provinsi Jambi seluas ± 1.041.434 Ha, tersebar pada 8 kabupaten, yang terdiri dari Perkebunan Rakyat, Perkebunan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Perkebunan Besar Swasta.

“Permasalahan yang dihadapi Provinsi Jambi saat ini adalah Perkebunan Kelapa Sawit yang sudah memasuki usia peremajaan terutama perkebunan plasma PIR-TRANS/PIRBUN yang tersebar di wilayah Provinsi Jambi yang jumlah totalnya seluas ± 112.000 hektar. Setiap tahun permasalah ini akan terus mendatangi petani kelapa sawit, karena dengan bergulirnya waktu, tentu kelapa sawit sisanya akan pula memasuki usia tua,” ujar Abdullah Sani.

Advertisement

Pada tahun 2021 ini, dalam rundown target peremajaan kelapa sawit perkebun yang diberikan Pemerintah Pusat kepada Provinsi Jambi adalah seluas ±18.000 Ha, khusus di Kabupaten Muaro Jambi ini sendiri ditargetkan tidak kurang dari 4.000 Ha harus diremajakan pada tahun 2021 ini.

“Sesuai dengan Peraturan Direktur Utama BPDPKS Nomor: KEP-167/DPKS/2020 tanggal 28 Mei 2020 tersedia dana hibah Rp30 Juta/Ha yang dapat dimanfaatkan petani kelapa sawit untuk meremajakan kebun kelapa sawit miliknya,” katanya.

“Semenjak dicanangkannya peremajaan kelapa sawit rakyat di Provinsi Jambi ini, telah disalurkan dana peremajaan kelapa sawit senilai Rp.411 miliar dengan luas 15.713 hektare, dimana dana ini masuk ke rekening masing-masing petani dan dikelola serta dilaksanakan langsung oleh kelembagaan petani yang bersangkutan,” jelasnya.

“Di Kabupaten Muaro Jambi, telah disalurkan dana peremajaan kelapa sawit senilai Rp60 miliar dengan luas 2.256 hektare, yang telah dimanfaatkan oleh 9 kelembagaan petani dan dipergunakan untuk meremajakan kebun kelapa sawit miliknya sesuai dengan standar teknis yang telah ditetapkan,” pungkasnya.


(ADV)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: