Terkait Pembesian Yang Kurang Maksimal, Pemerhati: “Pjs. Bupati Bekasi Harus Turun Tangan

Pengecoran Jalan Raya H. Bosih Kelurahan Wanasari Kecamatan Cibitung (Dok.KM)
Pengecoran Jalan Raya H. Bosih Kelurahan Wanasari Kecamatan Cibitung (Dok.KM)

BEKASI (KM) – Peningkatan jalan raya H. Bosih Kelurahan Wanasari Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi, yang dikerjakan CV. Varforcea Nowly dari segi pembesian, diduga masih saja terkesan asal jadi.

Saat kupasmerdeka.com monitor dilokasi perkerjaan, pembesian dowel tie bar tengah untuk posisi (sekang) atau anting-anting pada tie bar di beberapa Segmen ada yang ambruk.

“Tak hanya itu saja, untuk rakitan besi tie bar di bagian sambungan sisi kiri rigid beton pun terlihat tidak mengikat.

Hal ini sangat disayangkan, padahal saat pekerjaan berlangsung disaksikan oleh konsultan supervisi, anehnya tidak ada peneguran saat besi dowel tie bar tengah ada yang ambruk dan malah terkesan melakukan pembiaran.

Sementara itu, pemerhati infrastruktur Bekasi Saut MN menyayangkan dengan sikap konsultan supervisi di jalan raya H. Bosih Wanasari yang diduga melakukan pembiaran pada pekerjaan tersebut.

Advertisement

“Coba perhatikan, cara sistem rakitan pembesian yang dilakukan kontraktor diduga asal jadi, dikarenakan lemahnya pengawasan konsultan dan Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Kontruksi (DSDABMBK) Kabupaten Bekasi,” ucap Saut kepada KM, Rabu 15/09.

“Yang perlu harus dipahami, konsultan itu sudah dibayar oleh pemerintah untuk pengawasan, yang notabenenya memakai anggaran APBD, jadi mereka harus bekerja sesuai dengan aturan yang sudah disepakati dalam surat perjanjian kontrak,” ketusnya.

Saut pun meminta kepada Pj. Bupati Bekasi Dani Ramdan turun mengkroscek kegiatan di jalan raya H. Bosih Kelurahan Wanasari Kecamatan Cibitung yang dikerjakan oleh Cv. Vorforcea Nowly,” tutupnya.

Reporter: KM Bekasi

Editor: Sudrajat

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: