Diduga Ada Kejanggalan Pada Kegiatan Betonisasi Jalan, Oknum Ketua RW di Mustika Jaya Halangi Tugas Wartawan

Lokasi pengecoran jalan di Bumyagara RW 33 dan Blok N24 RW 29 (dok. KM)
Lokasi pengecoran jalan di Bumyagara RW 33 dan Blok N24 RW 29 (dok. KM)

BEKASI (KM) – Proyek pekerjaan betonisasi jalan di Bumyagara Blok G RT 002 RW 33, Kelurahan Mustikajaya, Kecamatan Mustikajaya Kota Bekasi yang diselenggarakan memakai Anggaran Belanja Pendapatan Daerah (APBD) Kota Bekasi oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, diduga ada kecurangan dalam pelaksanaannya.

Pasalnya, saat awak media memantau kegiatan proyek yang berlangsung pada Sabtu 21/8 dinihari, di halang-halangi (tidak diperbolehkan masuk) oleh Ketua RW setempat. Tindakan penghalangan tersebut berindikasi menabrak ketentuan yang tertuang dalam Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Tahun 2008.

“Maaf ya, kami tidak mengizinkan untuk masuk (melihat kegiatan pengecoran jalan), kalau ingin tahu kegiatan ini konfirmasi saja dengan orang Dinasnya atau Konsultan,” kata Hanipan, Ketua RW 33 Kelurahan Mustikajaya saat kegiatan berlangsung.

Namun ketika dikonfirmasi apakah Ketua RW bertanggung jawab apabila ada permasalahan dari hasil kegiatan tersebut, Hanipan menyatakan menolak.

“Kagaklah masa saya, kontraktor lah,” kelitnya.

Sebelumnya, masih dengan kontraktor yang sama, juga ditemukan di beberapa kegiatan yang dikerjakan kontraktor tersebut telah terjadi retak-retak pada beton yang sudah selesai dikerjakan, seperti di Blok N24-25 Rt09/29, Blok N15Rt08/29, Blok Q16 Rt03/28 dan di Blok Q8-9 RT04/28 Perum Mutiara Gading Timur 2 Mustika Jaya.

Menanggapi hal tetsebut, Ketua Komunitas Peduli Bekasi (KPB), Yanto Purnomo sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh oknum Ketua RW kepada awak media. Menurutnya, keberadaan wartawan jelas berfungsi sebagai kontrol sosial, apalagi kegiatan tersebut menggunakan anggaran APBD.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Bina Marga pada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi, Isi Susanto saat dimintai tanggapan mengenai pekerjaan yang retak-retak melalui pesan singkat, masih enggan menjawab.

Reporter: Mon
Editor: Sudrajat

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: