Aktivitas Gudang Penggorengan Biji Timah Diduga Tanpa Izin

Gudang pengolahan biji timah diduga tanpa izin atau ilegal

PANGKALPINANG (KM) – Gudang tempat penggorengan biji timah di lingkungan padat penduduk yang berlokasi di Jln M. Saleh Zainuddin  RT.005 RW.002, Kelurahan Air Salemba, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang, diduga tidak mengantongi izin alias ilegal.

Selain itu, aktivitas pengolahan hasil tambang timah yang berlokasi di kelurahan Air Salemba tersebut sangat dekat dengan perumahan warga yang hanya berjarak sekitar 50 meter dari lokasi gudang.

Dari informasi yang didapat, gudang pengolahan biji timah tersebut diduga tanpa mengantongi izin resmi seperti pendirian gudang maupun perizinan penampungan serta AMDAL.

Achin, pekerja yang ditemui di lokasi penggorengan mengatakan pabrik tersebut sudah ada sejak beberapa tahun lalu dan pemilik biji timah itu adalah oknum TNI AL berinisial SD.

“Gudang ni [sudah ada] sekitar beberapa tahun lalu, kalau pemiliknya pak [SD],” ujar Achin.

Ada empat orang yang bekerja di sini dan yang pegang di gudang ada pak T, oknum polisi yang bertugas di Polsek Taman Sari.

“Kami empat orang kerja di sini, kalau yang pegang pak T,” bebernya kepada KupasMerdeka.com, Kamis 1/7 siang.

Menurut cerita Achin, timah tersebut berasal dari para penambang di berbagai tempat dan mereka yang ambil sendiri, tapi terkadang ada juga yang mengantar ke gudang.

“Setelah digoreng/ olah, dijual ke beberapa smelter seperti di Ketapang, Sungailiat dan Toboali smelter PT. Rajawali Sadai tergantung harga yang cocok, dan barang (timah-red) kalau ada barang masuk kita baru kerja, jadi tempat ini tutup buka, tutup buka lah,” kata Achin yang sudah 2 tahun kerja.

Advertisement

Lurah Air Salemba Bambang, saat dikonfirmasi media ini mengaku tidak mengetahui adanya aktivitas penggorengan timah di wilayahnya.

“Saya tidak mengetahui adanya gudang pengolahan timah di situ, karena tidak pernah mengajukan izin ke kantor lurah. Memang benar ya, ada pabrik itu di area kami,” katanya.

Adanya aktivitas pengolahan biji timah di lingkungan perumahan padat masyarakat Kelurahan Air Salemba, Kapolsek Taman Sari Kompol Robby Nurdianto saat dihubungi mengatakan akan melakukan pengecekan ke lokasi, untuk mengetahui tentang legalitas penggorengan tersebut.

“Terima kasih infonya, biar anggota bisa cek ke lokasi, apakah ada izin atau tidak,” kata Kapolsek.

Disinggung apakah ada anggotanya yang berinisial T bertugas di polsek tersebut, Kompol Robby tak menampik.

“Kalau T ada di bagian Baintelkam,” ujarnya singkat.

Saat KM menghubungi T untuk mengklarifikasi terkait aktivitas tersebut, bukannya menjawab, ia malah memblokir kontak wartawan.

Sementara disebut-sebut sebagai pemilik aktivitas penggorengan itu, hingga berita ini ditayangkan, SD belum menjawab permintaan keterangan.

Reporter: Ded

Editor: MSO

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: