Gali Harta Karun, Pria Tewas Diduga Gas Beracun

Katirun (45 tahun) warga Kecamatan Babadan tewas dalam galian, Madiun (2/6/2021)

MADIUN (KM) – Seorang pria warga Madiun, Jawa Timur, ditemukan tewas di kedalaman 15 meter hasil dari galiannya sendiri, Rabu petang 2/6.

Kabar tewas Katirun (45), warga Desa Pondok, Kecamatan Babadan, itu menggegerkan masyarakat. Pasalnya, kematian korban bukan sebab yang wajar melainkan diduga tengah memburu harta karun yang terpendam di bawah tanah.

Sebelumnya, korban bersama tiga rekannya diketahui sedang menggali tanah di areal bekas sarang walet dan kandang kuda milik warga Tionghoa yang berada di Dusun Sidorejo, Kecamatan Dolopo yang tak terurus tak kurang lebih 30 tahun.

Tim SAR gabungan yang yang berusaha mengevakuasi jasad korban, tidak serta merta turun untuk mengambil jasad korban. Ada dugaan di bawah tanah galian tersebut terdapat gas beracun sehingga mengakibatkannya tewas.

Untuk pengamanan proses evakuasi, Tim SAR melengkapi diri dengan tabung oksigen dan pendukung lainnya. Sulitnya model tanah galian menyebabkan proses evakuasi memakan waktu lama.

Jasad korban baru berhasil diangkat Tim SAR pada malam hari. Kemudian dibawa ke RSUD dr. Sudono Madiun untuk pemeriksaan medis, terkait penanganan oleh kepolisian setempat.

Advertisement

Salah satu warga, Murtini menuturkan aktivitas korban dan rekan-rekannya bukan untuk menggali sumur.

“Isu santer yang beredar di lingkungan sini, mereka sedang menggali tanah untuk mencari harta karun,” katanya.

Pengakuan Martini dibenarkan Kepala Desa Dolopo Sayekti yang juga mendengar kabar beberapa orang sedang mencari harta karun.

“Yang kita dengar memang begitu (mencari harta karun). Namun karena sudah ditangani kepolisian, baiknya kita tunggu hasil penyelidikan polisi saja,” jelasnya.

Aparat kepolisian Polres Madiun yang berada di lokasi kejadian, menutup areal tersebut dengan garis polisi. Barang bukti berupa cangkul, sekop, sabit dan perlengkapan penggalian tanah lainnya diamankan polisi untuk diselidiki.

Selain itu, polisi juga memintai keterangan tiga rekan korban yang selamat. “Polisi juga ingin tahu siapa pihak yang menyuruh korban untuk melakukan penggalian tanah itu,” katanya.

Reporter: fin
Editor: MSO

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: