DLH Subang Tegaskan Aktivitas Galian C Selain Yang 12,5 Ha Adalah Ilegal, Dispemdes: “Itu Kewenangan Pemdes Banggalamulya”

SUBANG (KM) -Terkait adanya aktivitas galian C yang berada di wilayah Desa Banggalamulya, Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang, ternyata galian tanah seluas 2.5 hektar yang berada di lahan aset desa tersebut hingga sampai saat ini belum memiliki izin.

Hal tersebut diungkapkan Makmur, Kasi Sengketa Penegakan Hukum Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Subang kepada KM, Selasa 15/6. “Kalau di kita harus sesuai dengan izin lingkungan yang ada, kalau tanah desa itu tidak masuk. Jadi kalau ada galian di luar galian yang 12.5 hektar itu, secara hukum itu dinyatakan ilegal, dan jika ada penambahan lahan, itu harus proses terlebih dahulu dan direvisi, tapi sampai saat ini belum ada,” ungkapnya.

“Yang kita ketahui dari hasil kesepakatan dari hasil musyawarah di Kecamatan Kalijati dengan Desa dan masyarakat bahwa tanah tersebut tidak akan disewakan, jadi kita juga berpegang ke situ, dan kalau misalnya nanti tidak ada pengajuan penambahan revisi izin lingkungannya, itu tidak mungkin bisa dilaksanakan,” jelas Makmur.

Lebih lanjut Makmur mengatakan jika secara hukum, otomatis jika melakukan kegiatan diluar lokasi yang sudah berizin itu ilegal. “Nah, kalau ilegal itu sebenarnya kita menyampaikan ke pihak yang berwajib Sapoldam sebagi penegak Perda sama Polres. Kita kan tidak punya alat istilah hal penegakkan hukumnya, kita hanya secara aturan saja,” tutur Makmur.

“Menurut informasi dari ESDM Provinsi, mengimbau bahwa lahan Desa tersebut itu tidak boleh disewakan untuk lokasi galian,” tambahnya.

Sementara itu pihak Dispemdes Subang melalui Gunadi selaku Pengelolaan Keuangan dan Aset Desa mengatakan, “Sesuai dengan surat Nomor: Tu.03.II.07/416/PKS yang disampaikan melalui Camat Kalijati dan memperhatikan surat dari Camat Kalijati Nomor Pm.01.02/172/Pem/2021 tanggal 27 Mei perihal tanggapan keberatan warga/para petani penggarap di Blok Selawi terhadap rencana tambang pasir Galian C sampai saat ini Kami belum menerima dokumen/berkas berkaitan pemanfaatan aset Desa Banggalamulya, sehingga kami belum melakukan kajian secara komprehensif mengenai wacana tersebut, oleh karena itu belum ada langkah fasilitasi pemanfaatan aset Desa secara formil dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Subang,” beber Gunadi.

“Mengenai Rencana Kerjasama tambang pasir Galian C di blok 13 sebagaimana dimaksud sesuai surat dari Camat Kalijati, apakah berada diatas tanah kas Desa? Kalau memang berada di tanah kas Desa, maka pengelolaannya menjadi kewenangan Pemerintah Desa Banggalamulya,” ujar Gunadi.

Gunadi juga mengatakan kalau identifikasi mengenai keberadaan tanah kas Desa dapat dilakukan dengan penelusuran bukti administrasi kepemilikan hak atas tanah tersebut (setifikat), daftar inventaris aset Desa/keterangan instansi pemerintah yang memberikan informasi mengenai riwayat tanah,” terangnya lagi.

“Semua mekanisme pemanfaatan aset Desa harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan harus memprioritaskan situasi dan kondisi masyarakat desa, oleh karena itu kami sepakat mengenai rencana pemanfaatan ini harus memperhatikan situasi masyarakat Desa Banggalamulya yang kondusif,” pungkas Gunadi.

Reporter : Udin
Editor : Sudrajat

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: