Pemkot Bogor Beri Ultimatum kepada PT. Galvindo Ampuh untuk Serahkan Pengelolaan Pasar TU Kemang

Pasar Induk Kemang (Pasar TU) Kota Bogor, Jalan Sholeh Iskandar, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal (dok. KM)
Pasar Induk Kemang (Pasar TU) Kota Bogor, Jalan Sholeh Iskandar, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal (dok. KM)

BOGOR (KM) – Proses perjalanan panjang pengambilalihan pengelolaan Pasar Teknik Umum (Tekum) Kota Bogor yang berlokasi di Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, berakhir dengan sikap tegas Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang memberikan batas waktu akhir kepada PT. Galvindo Ampuh pada Senin 17 Mei 2021 untuk mengembalikan pengelolaan dan menghentikan segala pungutannya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun kupasmerdeka.com, berdasarkan surat yang dikeluarkan Wali Kota Bogor yang ditandatangani Wakil Wali Kota Bogor pada 7 Mei 2021, Pemerintah Kota Bogor memutuskan mengambil alih pengelolaan Pasar Induk Kemang/Pasar Tekum berdasarkan perjanjian kerjasama antara Pemkot Bogor dan PT. Galvindo Ampuh, yang sejatinya dilakukan pada tahun 2007, sehingga saat ini perlu menyampaikan kepada PT. Galvindo Ampuh agar mengembalikan pengelolaan dan menghentikan segala macam pungutan tersebut dengan batas waktu terakhir 17 Mei 2021. Adapun proses pengambilalihan dan mekanisme penarikan retribusi oleh pemerintah Kota Bogor didasarkan pada ketentuan perundang-undangan.

Advertisement

Pasar Tekum sejak tahun 2001 dikelola oleh PT. Galvindo Ampuh sebagaimana tertuang dalam surat perjanjian nomor 644/SP.03-HUK/2001 dan 39/SP/BGR/AGS/XI/2001 antara Pemerintah Kota Bogor dengan PT. Galvindo Ampuh tertanggal 14 Agustus 2001, yang seharusnya sejak 2007 silam pengelolaan kembali ke pangkuan Pemerintah Kota Bogor.

Usaha dan jerih payah Pemkot Bogor bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan DPRD Kota Bogor dalam upaya pengambilalihan pengelolaan Pasar Tekum kini berujung ultimatum untuk mengambil alih pengelolaan Pasar Tekum dan menghentikan segala kegiatan pungutan oleh PT. Galvindo Ampuh.

Adapun perubahan dan pengelolaan yang lebih baik menjadi harapan baru bagi para pedagang, demikian juga harapan adanya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari salah satu pasar terbesar di Kota Bogor tersebut.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: