Optimis Lolos Pemilu 2024, “Partai Swara Rakyat Indonesia” Siapkan Munas

JAKARTA (KM) – Atmosfer menuju Pilpres dan Pemilihan Umum 2024 mulai terasa atmosfernya, mulai dari deklarasi Partai UMAT, Partai PRIMA, Partai UMKM, Partai GELORA dan lainnya.

Menyikapi fenomena ini, apa kesiapan dari beberapa partai yang sempat ikut verifikasi pada pemilu tahun lalu namun tak lolos, misalnya Partai Idaman dan Partai Parsindo?

Partai Swara Rakyat Indonesia (disingkat Parsindo) adalah sebuah partai politik yang didirikan dan disahkan pada 15 November 2013. Partai ini mendaftar Pemilihan umum legislatif Indonesia 2019, namun tidak lolos verifikasi putusan Bawaslu.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (BAPILU DPP PARSINDO), Sandri Rumanama optimis mereka akan lolos pada Pemilu 2024.

“Saya optimis kami akan lolos pada Pemilu 2024 nanti, sebab perangkat administrasi dan struktural kami sudah terbentuk di 34 provinsi kami sudah siap, kami sudah melawati tahapan verifikasi data dan faktual pada Pemilu tahun lalu dan itu modal kami,” jelasnya.

Selain itu Sandri juga menegaskan bahwa mereka akan segera melakukan Musyawarah Nasional (MUNAS) dalam waktu dekat, sebagai prasyarat normatif untuk ikut pada Pemilu 2024.

Advertisement

“Kami lagi menyiapkan kepanitiaan Musyawarah Nasional (MUNAS) untuk menyusun struktur baru menuju Pemilu 2024,” paparnya

Rumanama juga menyikapi ramainya partai baru menjelang Pemilu 2024 nanti. Dirinya mengingatkan bahwa lolos pada Pemilu itu tidaj semudah yang dibayangkan.

Sandri juga menyarankan agar sebaikya mereka melebur dengan partai yang sudah terdaftar di Kemenkumham serta yang sudah memiliki perangkat struktural, administratif dan normatif yang sudah terbentuk.

“Membuat partai itu tak mudah apalagi belum terdaftar di Kemenkumham, sebaiknya melebur saja dengan partai yang sudah terdaftar dan sudah mengikuti semua tahapan normatif di KPU dan BAWASLU, biar tak membuang waktu, energi dan biaya konsolidasian,” jelasnya.

“Ini negara demokrasi, semua orang memiliki hak berekspresi, berserikat dan berpendapat, secara regulatif negara menyiapkan kerangka dan wadahnya jadi sah-sah saja sebab itu bagian dari pada hak warga negara,” tambahnya.

“Mau buat partai atau apapun itu sah-sah saja itu hak kita sebagai warga negara kita memiliki hak politik yang sama negara mewadahi itu secara regulatif,” tutupnya.

Reporter: Red

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: