Di Bengkulu Salat Idul Fitri Dibolehkan Kecuali Zona Merah, Prokes Tetap Dijalankan

foto ilustrasi shalat idul fitri
foto ilustrasi shalat idul fitri

BENGKULU (KM) – Berkenaan dengan salat Idul Fitri 1442 H/2021 M Pemprov Bengkulu mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 04 Tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri yang berisi aturan panduan ibadah seperti  memenuhi syariat Islam dan protokol kesehatan.

Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Bengkulu M. Soleh menyampaikan, dalam SE tersebut untuk daerah yang statusnya zona orange dan merah, dalam ketentuan surat edaran 04 ini tidak berlaku. 

Oleh karena itu, pihaknya akan mengikuti petunjuk pemerintah daerah yang tetap memeperkenankan salat Idul Fitri di masjid dengan catatan tetap semangat untuk menjaga protokol kesehatan.

“Masyarakat diberikan tanggung jawab yang penuh untuk menjaga protokol kesehatan. Dalam edaran nomor 4 diatur yang demikian, bahwa zona merah dan orange diperkenankan salat di rumah saja,” kata Saleh Jumat 7/5.

Advertisement

Di sisi lain, Gubernur Provinsi Bengkulu Rohidin Mersyah menyatakan dalam perayaan Idul Fitri nanti, pihaknya tetap memperbolehkan pelaksanaan salat berjamaah. Kendati demikian, protokol kesehatan pencegahan covid-19 tetap diterapkan.

“Perayaan Idul Fitri kita membolehkan walaupun masuk dalam zona orange, tetap dengan protokol kesehatan. Tetapi juga tetap kita berikan keleluasaan kepada Bupati/Wali Kota untuk melihat bagaimana kondisi daerahnya, untuk menegakkan aturan sesuai dengan kondisinya,” jelas Rohidin.

Untuk diketahui, Pemprov sendiri menyatakan, masih akan menggelar salat Id secara berjamaah, namun tidak melaksanakan open house.

“Untuk kegiatan halal bihalal sesudah salat nanti tetap bisa dilakukan, namun tidak dengan bersalaman,” pungkasnya.

Reporter: KM Bengkulu

Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: