Kasus Narkoba Mencuat, BNN Klaim Kota Jepara Sebagai Jalur Sentral Penyebaran Narkoba di Wilayah Jawa Tengah

(dok. KM)
(dok. KM)

JEPARA (KM) – Terungkapnya kasus narkoba dan ditangkapnya para pengedar narkoba di wilayah Jepara membuat geram Bupati Jepara, Dian Kristiandi. Dirinya pun meminta agar BNN Kota Jepara dapat segera dibentuk dengan bantuan Provinsi Jawa Tengah ke Pemerintah Pusat.

Dian Kristiandi dalam keterangannya di Pendopo Kabupaten saat jumpa pers terkait Tindak Pidana Narkotika yang digelar BNN Provinsi Jawa Tengah, Rabu 28/4, mengatakan jika Jepara mempunyai komitmen untuk memerangi narkoba dan berupaya keras dalam pencegahan terhadap narkoba.

Dian mengaku sangat prihatin, dengan situasi rawan banyaknya kasus narkotika di wilayah kerjanya itu, dirinya menegaskan jika penanganan narkoba tidak akan mampu ditangani sendiri oleh Pemda Jepara.

“Dengan segala cara dan upaya kami lakukan untuk perang terhadap narkoba, hanya saja kami memang membutuhkan lembaga dari pemerintah pusat untuk membantu kami di Jepara,” ujarnya.

Dian sangat berharap penuh kepada pemerintah pusat untuk secepatnya merealisasikan terbentuknya BNN di Kota Jepara, dan berharap akhir tahun 2021 ini hal tersebut sudah terealisasi.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah, Beny Gunawan mengatakan sangat berharap peran serta masyarakat untuk membantu BNN dalam memberantas peredaran narkoba.

Advertisement

“Selain kota ukir dan kota industri, Jepara adalah kota strategis yang mudah dimasuki oleh orang luar dengan transportasi laut maupun darat, dan sudah sangat rawan dengan masuknya narkoba di wilayah Jepara,” jelas Beny.

“Dan menjadi PR bersama buat kita karena Jepara sudah menjadi sentral dari seluruh barang narkoba yang ada di Jepara untuk dikirim ke seluruh Jawa tengah,” lanjutnya.

Dalam keterangannya, Beny mengungkapkan kalau narkoba jenis sabu sudah masuk melalui pedesaan, yakni melalui kurir orang desa, dan saat ini pedesaan menjadi sasaran yang notabene banyak masyarakat yang belum mempunyai pengetahuan khusus tentang narkoba.

“Salah satunya kasus yang berhasil diungkap terjadi di Kelurahan Mulyo Harjo Kecamatan Jepara yang setelah dikembangkan dan ditelusuri ternyata jaringan kurir tersebut mengambil barang di suatu tempat di benteng Portugis yang berhasil kita amankan dan ditemukan jenis sabu seberat 26 gram dan alat hisap,” pungkasnya.

Turut hadir dalam jumpa pers tersebut, Polres yang diwakili oleh Kanit Narkoba, Kajari Jepara, perwakilan Dandim, Pejabat dan Staf dari Kesbangpol Kabupaten Jepara, serta para awak media.

Reporter: Once
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: