Gas Melon Langka, Warga Sukajaya Terpaksa ke Luar Kecamatan untuk Mencari

BOGOR (KM) – Masyarakat Desa Sukamulih, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, mengaku kesulitan mendapatkan tabung gas elpiji 3kg untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, lantaran keberadaan gas bersubsidi tersebut di warung-warung maupun di agen sulit ditemukan.

Seorang warga Kampung Ciputih, Koyah (45), mengaku sejak dua pekan terakhir dirinya kesulitan mendapatkan tabung gas melon itu. Bahkan sekalinya ada, ia harus mencari hingga keluar kampung.

“Sudah dua pekan ini gas elpiji tabung 3kg sulit didapatkan, baik di warung eceran maupun agen yang dekat,” ungkap Koyah kepada awak media, Rabu 7/4.

“Ya sekalipun dapat harus mencari keluar kecamatan, yang jaraknya hingga 12 kilometer lebih,” tambah Koyah.

Advertisement

Sementara pemilik pangkalan gas bersubsidi Asep mengatakan, memang kondisi pengiriman gas sedang menurun dari pusatnya. “Pengiriman ke agen saja dalam seminggu hanya sekitar 260 tabung, itupun dibagi dengan pangkalan desa lain,” ujar Asep.

Bahkan, lanjut Asep, ia sempat meminta kuota lebih kepada agen, tapi sampai saat ini belum ada jawaban dari agen. “Ya karena kan kebutuhan juga masih kekurangan kuota, dari satu bulan hanya menerima cuma 560 tabung gas, sedangkan pemakaian masyarakat lebih dari itu,” pungkas Asep.

Reporter: Budi/DDN
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: