BPJSTK Serang Berkoordinasi dengan Polda Banten untuk Tindak Perusahaan yang tidak Daftarkan Karyawannya

SERANG (KM) – Mendaftarkan karyawan dalam program BPJS Perusahaan merupakan suatu kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap perusahaan. Hal tersebut tidak hanya melindungi perusahaan dari sanksi administratif, namun juga bertujuan agar setiap karyawan mendapatkan jaminan sosial atas risiko yang mungkin terjadi selama masa kerja.

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kabupaten Serang Provinsi Banten, Honggi, mengatakan bahwa terkait pendaftaran BPJS di perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Serang ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian, dalam hal ini Polda Banten.

“Karena ini untuk menindaklanjuti apabila ada perusahaan yang tidak menanggung BPJS Ketenagakerjaan bagi karyawannya,” ungkap Honggi kepada awak media, Kamis 25/3.

Advertisement

“Jika memang perusahaan di Kabupaten Serang tidak mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta BPJS, dapat ditindaklanjuti ke ranah Kejaksaan,” tambah Honggi.

Lebih lanjut Honggi mengatakan, selain itu, pihak perusahaan yang tidak mendaftarkan tenaga kerjanya ke BPJS akan dikenakan sanksi pidana 2 tahun kurungan penjara, dan denda Rp1 miliar, sesuai UU no 24 tahun 2011 pasal 55.

“Ya menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan adalah kewajiban Badan Usaha, dan Hak dari Pekerja, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional dan UU no 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial,” pungkas Honggi.

Reporter: KM Banten
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*