Pupuk Bersubsidi Diperkirakan Kurang Mencukupi bagi Petani Pagaden Barat

Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Pagaden Barat, Cecep Supriatna (dok. KM)
Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Pagaden Barat, Cecep Supriatna (dok. KM)

SUBANG (KM) – Areal pesawahan yang berada di wilayah Kecamatan Pagaden Barat seluas 3.424 hektar biasanya rutin mendapat alokasi pupuk sebanyak 706.128 kg urea dan 706.128 NPK Phonska. Namun bulan ini, diperkirakan pasokan pupuk akan kurang sehingga para petani diimbau untuk membeli pupuk non subsidi agar mencukupi kebutuhan.

Hal tersebut disampaikan oleh Cecep Supriatna, Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Pagaden Barat kepada KM, Selasa 5/1.

“Ya, areal 3.424 hektar itu mencakup semua wilayah Kecamatan Pagaden Barat dan dari 3.424 hektar tersebut seharusnya mendapatkan 706.128 kg urea dan 706.128 NPK phonska,” ungkapnya.

Advertisement

“Yang menyalurkan pupuk tersebut itu langsung oleh distributor ke kios-kios pupuk, lalu dari kios disalurkan ke para petani dan penyampaiannya secara bertahap, sedangkan untuk sekarang ini belum ada penyaluran,” lanjutnya.

“Untuk yang diambil pada bulan Desember 2020 kemarin itu adalah realokasi bulan Januari dari jumlah 706.128, itupun dibagi tiga bulan, dan sedangkan kalau melihat dosis dari tahun yang lalu jelas itu akan terjadi kekurangan pupuk di lapangan, jadi untuk mengantisipasinya petani harus membeli pupuk non subsidi. Petugas selalu memberikan sosialisasi kepada kelompok tani dan petaninya,” pungkasnya.

Reporter: Udin
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*