Dua Perusahaan Bersaing untuk Kelola Bogor Golf Club

Bogor Golf Club (BGC) di Jl. Dr. Sumeru, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor (dok. KM)
Bogor Golf Club (BGC) di Jl. Dr. Sumeru, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) – Pengelolan lapangan Bogor Golf Club (BGC) yang berada di Jalan Dr. Sumeru, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, memasuki proses lelang.

Lapangan golf tertua kedua di Indonesia yang berdiri di atas lahan seluas sekitar 18,7 hektare merupakan milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes), yang secara teknis kebijakan dipegang oleh Rumah Sakit (RS) Marzoeki Mahdi.

Bagian fungsional Analisis Hukum RS Marzoeki Mahdi Prahardian Priayatama mengatakan, saat ini proses pihak ketiga yang akan bersaing dalam pengelolaan BGC ada dua perusahaan yang sudah mengajukan dan menyerahkan dokumen secara online.

“Pendaftaran dokumen pihak ketiga secara online yang ditutup pada 31 Desember 2020 kemarin, masuk dua perusahaan,” ungkap pria yang akrab disapa Dian tersebut saat ditemui KM, Senin 4/12.

Dian juga mengatakan, rencana dalam pengelolaan oleh pihak ketiga di tahun 2021 ini dengan sistem yang mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 54 tentang aset negara.

“Ya sesuai kebijakan pimpinan akan mengacu pada PMK Nomor 54, dengan sistem sewa lahan kepada pihak ketiga yang akan mengelola BGC, namun ini masih dirapatkan oleh Direksi,” jelas Dian.

Advertisement

Menurut Dian, selain dengan sistem sewa lahan, pihak RS Marzoeki Mahdi akan melihat presentasi pihak ketiga yang sudah mendaftar dalam sistem online, bagaimana ke depannya dalam sistem mengelola BGC.

“Ya secara sistem sewa lahan tentunya tidak ada bagi hasil, hanya tetap bagaimana sistem pengelolaannya, dengan tidak merubah fungsinya sebagai lapangan golf,” ujar Dian.

Lebih lanjut Dian mengatakan, sistem ini direncanakan untuk bagaimana memajukan sistem pengelolaan, dengan tetap agar adanya hasil untuk negara, dan juga segi bisnis yang mengintungkan bagi pihak ketiga yang mengelola.

“Ya intinya di bulan Januari 2021 ini harus sudah selesai untuk pengelolaan BGC, jajaran Direksi dan tim panitia lelang juga masih mematangkan sistem yang akan diterapkan untuk pihak ketiga yang nanti akan mengelola,” pungkas Dian.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*