Daerah Mekarwangi Sering Alami Longsor, Pemkot Bogor Diam, Pengamat: “Seharusnya Wali Kota Malu”

(dok. KM)
(dok. KM)

BOGOR (KM) – Tanah longsor di Kampung Setu Asem RT 02 RW14, Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor yang kerap terjadi belum menemui upaya perbaikan apapun dari pihak terkait dan juga Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Menyikapi hal tersebut, pengamat kebijakan publik di Center For Budget Analysis (CBA) mendorong Pemkot Bogor agar segera turun tangan memberikan tindakan nyata.

“Ya 4 tahun sudah pihak terkait dan juga pemerintah setempat diam saja, tanpa ada langkah nyata untuk memperbaiki, apalagi Pemkot Bogor sudah memberikan janji akan memperbaikinya,” ungkap Koordinator Investigasi CBA Jajang Nurjaman kepada awak media, Senin 4/1.

“Wali Kota Bogor harusnya malu, warganya sampai 4 tahun teriak minta bantuan tapi tidak didengar,” tambah Jajang.

Advertisement

Jajang juga mengatakan, masalah di Kampung Setu Asem itu menjadi catatan buruk bagi Wali Kota Bogor dan jajarannya yang “gagal mengalokasikan APBD secara adil dan merata.”

“Ya berdasarkan hal tersebut, CBA juga mendorong agar DPRD Kota Bogor untuk memanggil Wali Kota Bogor untuk dievaluasi terkait penanganan warga yang terkena dampak bencana tanah longsor tersebut,” tegas Jajang.

Sementara Camat Tanah Sareal Shahib Khan mengatakan bahwa perbaikan akan dibuat dalam anggaran 2021 ini.

“Insya Allah tahun 2021, dianggarkan buat turap atau TPT oleh DPUPR Kota Bogor,” jelas Shahib singkat.

Reporter: Budi
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: