Butuh Perhatian Pemerintah, Warga Desa Bajak II Gotong Royong Perbaiki Jalan

Warga Desa Bajak II sedang bergotong royong memperbaiki jalan pada Kamis,(28/01/2021)
Warga Desa Bajak II sedang bergotong royong memperbaiki jalan pada Kamis,(28/01/2021)

BENGKULU TENGAH (KM) – Lantaran tidak adanya perhatian dari Pemda Kabupaten Bengkulu Tengah, warga Desa Bajak II Kecamatan Merigi Kelindang Kabupaten Bengkulu Tengah bergotong royong dengan swadaya seadanya memperbaiki jalan desa yang seharusnya menjadi kewenangan Pemkab Bengkulu Tengah untuk memperbaikinya pada Kamis 28/1.

Salah seorang perwakilan masyarakat yang ikut gotong royong kepada wartawan KM menjelaskan, gotong royong yang mereka lakukan merupakan inisiasi dari masyarakat setempat yang merasa bahwa jalan desa tersebut sudah rusak parah dan tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas.

“Ini merupakan inisiasi kami sendiri, sebab jalan kami sudah tidak bisa lagi kami lewati. Sehingga kami bergotong royong secara swadaya memperbaikinya,” ujar narasumber KM.

Diketahui, menurut pengakuan warga setempat, kerusakan jalan sangat menyulitkan aktivitas transportasi mereka dan mengancam lumpuhnya roda perekonomian, akibat jalan yang begitu parah sehingga pengguna jalan pun terganggu dan terancam keselamatannya.

Warga setempat berharap Pemkab Bengkulu Tengah melalui dinas terkait segera memperbaiki jalan yang sangat dibutuhkan masyarakat untuk kelancaran berbagai aktivitas di wilayah tersebut.

Advertisement

“Jalan ini merupakan sarana penunjang bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat, karena jalan ini jalan penghubung antar desa,” terang beberapa warga kepada KM.

Merekapun mengaku, jalan rusak sepanjang kurang lebih 6 kilometer itu seperti sungai kering dan seperti layak di jadikan lokasi offroad. Sudah belasan tahun warga terpaksa melalui jalan yang tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah kabupaten.

“Jalan rusak ini sudah belasan tahun, sudah bosan mengajukan perbaikan jalan yang tak kunjung hasil. Tapi katanya di tahun 2020 akan ada perbaikan tapi ini sudah 2021, sampai saat ini pun belum diperbaiki dan jalan tersebut semakin rusak parah,” keluh mereka.

Itu pun juga diakui Kades Bajak II Karnadi, bahwa APBdes yang mereka miliki tidak bisa memperbaiki jalan tersebut karena jalan termasuk kewenangan jalan kabupaten. Sehingga bukan kewenangan desa untuk memperbaikinya.

“Kalau memang jalan desa, sudah dibangun dari dulu oleh kami. Tapi kan ini jalan kabupaten, jadi tidak bisa menggunakan dana desa,” demikian Kades Bajak II.

Reporter: KM Bengkulu
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*