Jalan Penghubung Desa di Pamarayan Rusak Parah, Warga: “Sudah 15 Tahun Dibiarkan Pemerintah”

Kondisi jalan penghubung 3 desa di Kecamatan Pamarayan, Serang, Banten (dok. KM)
Kondisi jalan penghubung 3 desa di Kecamatan Pamarayan, Serang, Banten (dok. KM)

SERANG (KM) – Warga Desa Sangiang, Desa Wirana dan Desa Damping Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, mengeluh lantaran kondisi infrastruktur jalan penghubung ketiga desa itu masih rusak dan luput dari perhatian pemerintah setempat.

Pantauan kupasmerdeka.com di lapangan, ruas jalan kabupaten itu mengalami kerusakan berat kurang lebih sejauh 1,5 kilometer. Jalan yang seharusnya beraspal atau beton itu justru “dihiasi” dengan bebatuan berbagai ukuran, dan lubang-lubang besar yang tergenang air ketika hujan mengguyur.

“Kalau kondisi kering, mirip aliran sungai yang tidak ada airnya, semua bebatuan dan berlubang,” kata Munandar (35), warga Desa Damping yang ditemui KM Rabu 16/12 lalu.

Advertisement

Jalan yang sudah belasan tahun tidak diperbaiki itu merupakan akses utama penghubung 3 desa serta jalur bagi warga yang hendak ke perkotaan di Kabupaten Serang.

“Ini jalan hidup, tiap hari dilalui kendaraan warga. Lebih 15 tahun jalan ini tidak diperbaiki, kondisi rusak parah,” ucap Aripin (40) warga Desa Sangiang.

Namun, hingga saat ini, jalan yang menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Pamarayan itu tak kunjung dibenahi. Aripin pun berharap Pemdes dan Pemkab segera tanggap dan membenahi kondisi jalan yang rusak itu. “Banyak pengendara sepeda motor terjebak lubang yang berlumpur,” pungkasnya.

Reporter: Ade irawan
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*