IPW Angkat Jempol Atas Keberanian KPK Cokok Dua Menteri Jokowi Dalam Sepekan

Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Neta S. Pane (stock)
Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Neta S. Pane (stock)

JAKARTA (KM) – Kepimimpinan Komjen Firli Bahuri di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) patut diacungi jempol. Pasalnya, dalam satu pekan terakhir lembaga anti rasuah itu berhasil membongkar kasus korupsi dua orang hebat di Kabinet Presiden Joko Widodo.

Apresiasi tersebut disampaikan oleh Neta S. Pane, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) melalui siaran pers yang diterima KM, Minggu 5/12 sore.

“Pertama, Menteri Kelautan yang notabene orang dekatnya Prabowo Subianto, tokoh oposisi yang sudah merapat ke Presiden Jokowi. Kedua, Menteri Sosial yang notabene orang dekatnya Ketua Umum PDIP Megawati,” ujar Neta.

“IPW menilai, tentu tak mudah untuk meringkus dua menteri yang sangat dekat dengan kekuasaan. Tapi sebagai Jenderal bintang tiga Polri, Firli sudah membuktikan bahwa dirinya bisa. Kerja profesional Firli ini tentu patut dipuji dan diapresiasi. Sebab kinerja Firli ini akan membuat para pejabat yang korup makin ngeri-ngeri sedap,” lanjutnya.

Neta S. Pane juga menyatakan jika kasus ditangkapnya dua menteri Jokowi dalam satu pekan terakhir ini menunjukkan bahwa Presiden Jokowi sudah melakukan kesalahan besar dalam memilih para pembantunya.

“Di saat bangsa ini sedang kesulitan dan kesusahan menghadapi pandemi covid-19, di saat rakyat serba kekurangan, kok ya kedua menteri Jokowi itu tega-teganya melakukan aksi korupsi gila-gilaan. Dan hasilnya ternyata dibuat untuk berfoya-foya membeli barang-barang branded

Advertisement
. Bagaimanapun aksi ini tidak bisa ditolerir. Kedua Menteri Jokowi itu perlu dijatuhi hukuman mati,” tegasnya.

Menurut Neta, kesalahan Jokowi dalam memilih menteri kabinet ini sebenarnya sudah terlihat di tahun pertama kepemimpinannya yang kedua. Bahkan Jokowi berencana mereshuffle kabinetnya tapi selalu batal hingga kedua menterinya ditangkap KPK. Artinya, jika Jokowi tak segera mereshuffle kabinetnya dikhawatirkan akan makin banyak menteri Jokowi yang ditangkap KPK.

“IPW sendiri memberi apresiasi terhadap kerja KPK dalam menciduk kedua menteri Jokowi ini dan diharapkan KPK makin lebih agresif lagi memburu menteri-menteri Jokowi yang melakukan aksi korupsi, sehingga publik tahu persis seperti apa moralitas dan mentalitas aparatur Pemerintah di era kedua kepemimpinan Jokowi ini,” jelasnya.

“IPW berkeyakinan jika KPK dan pengadilan Tipikor menjatuhkan hukuman mati kepada Menteri Kelautan dan Menteri Sosial tersebut, rakyat akan mendukungnya,” pungkas Neta S Pane.

Reporter: Sudrajat
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*