Rusli Prihatevy Ogah Tanggapi Kontroversi DPD Partai Golkar Kota Bogor, Balas Wawancara dengan Tangkapan Layar WhatsApp

Politisi Partai Golkar Rusli Prihatevy (ist)
Politisi Partai Golkar Rusli Prihatevy (ist)

BOGOR (KM) – Hasil Musyawarah Daerah (Musda) ke-X Partai Golkar Kota Bogor yang menetapkan Rusli Prihatevy secara aklamasi pada 29 Agustus 2020 lalu masih dalam proses gugatan di Mahkamah Partai (MP).

Hingga hari ini, belum ada kepengurusan Partai Golkar Kota Bogor, berdasarkan Surat MP nomor B.56/MP-GOLKAR/IX/2020, yang menunda dan tidak menerbitkan surat keputusan Dewan Pimpinan Daerah Partai Golongan Karya Provinsi Jawa Barat tentang pengesahan komposisi dan personalia Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Kota Bogor masa bakti 2020-2025 (hasil Musda) sampai putusan pokok perkara berkekuatan hukum tetap.

Sementara itu, pengurus DPD Partai Golkar Kota Bogor yang dipilih sebagai Ketua DPD versi Musda ke-X, Rusli Prihatevy, enggan menanggapi hal tersebut. Dirinya bahkan hanya merespon dengan sebuah tangkapan layar percakapan WhatsApp antara seorang warga dan seorang politisi PBB yang bernada tuduhan bahwa ada yang berupaya “ngobok-ngobok” DPD Partai Golkar Kota Bogor dengan tujuan tertentu, Selasa 24/11.

Saat ditanya maksud dan tujuannya mengirim percakapan pribadi tersebut, Rusli tidak menjawab.

Perbuatan Rusli itu terindikasi melanggar UU ITE, lantaran tangkapan layar percakapan yang berisi data pribadi diatur dalam Pasal 26 ayat 1 Undang-undang No. 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), yang melarang pengambilan tangkapan layar percakapan kecuali nama orang atau mereka yang ter-capture sudah mengizinkan.

Melansir dari jdih.kominfo.go.id

Advertisement
, Pasal 26 ayat 1 UU No 19 Tahun 2016 berbunyi sebagai berikut: “kecuali ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan, penggunaan setiap informasi melalui media elektronik yang menyangkut data pribadi seseorang harus dilakukan atas persetujuan orang yang bersangkutan.”

Reporter: Rajiv, ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*