Menteri Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Ketua Umum SIMA: Bravo KPK

Ketua Umum Ormas SIMA (Sahabat indonesia Maju) Kris Tjantra (dok. Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM)
Ketua Umum Ormas SIMA (Sahabat indonesia Maju) Kris Tjantra (dok. Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM)

JAKARTA (KM) – Ketua Umum ormas “Sahabat Indonesia Maju” (SIMA) Kris Tjantra menegaskan bahwa pihaknya “sangat menghargai” langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai proses hukum terhadap koruptor.

Menurut Kris, jikalau pelaku terbukti melakukan korupsi, hukumlah pelaku sesuai hukum yang berlaku yaitu Undang-undang Tipikor.

“Saya Kris Tjantra ketua umum Sahabat Indonesia Maju mendukung KPK dalam menindak pelaku korupsi uang negara, jikalau terbukti hukumlah sesuai hukum yang berlaku yaitu Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” tegas Kris dalam wawancara dengan kupasmerdeka.com Kamis pagi 26/11.

Kris kembali menegaskan, dirinya mendukung setiap tindakan yang dilakukan oleh KPK untuk menegakkan hukum dalam rangka pemberantasan korupsi.

“Selama ini pun pemerintah memfasilitasi KPK untuk selalu bertindak dalam rangka pemberantasan korupsi itu,” lanjut Kris.

Advertisement

“Selain itu, apresiasi juga perlu diberikan atas kinerja TNI & Polri yang solid bekerjasama menjaga keamanan dan stabilitas Negara Kesatuan Republik Indonesia sehingga situasi tetap kondusif,” tambahnya.

Selain Edhy Prabowo, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan 6 tersangka lainnya yang terlibat dalam kasus suap ekspor benur atau benih lobster.

Penetapan ketujuh tersangka tersebut setelah KPK menindaklanjuti operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo pada Rabu 25/11 kemarin, beserta istri dan belasan orang lainnya dalam rombongannya.

“Saya mengharapkan para aparat penegak hukum dapat selalu hadir ketika rakyat membutuhkan kepastian hukum untuk memberikan rasa ketenangan di masyarakat,” harapnya Kris.

Reporter: HSMY
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*