Polres Tanjungbalai Dinilai Loyo Hadapi Maraknya Judi Tembak Ikan

Ade Gustami Lubis, SH Praktisi Hukum Kota Tanjungbalai dan ketua Pos Bantuan Hukum Advokat Indonesia (POSBAKUMADIN) Kota Tanjungbalai
Ade Gustami Lubis, SH Praktisi Hukum Kota Tanjungbalai dan ketua Pos Bantuan Hukum Advokat Indonesia (POSBAKUMADIN) Kota Tanjungbalai

TANJUNGBALAI (KM) – Sempat tutup beberapa waktu lalu, judi tembak ikan kembali buka di Tanjungbalai. Hal ini dinilai akibat lemahnya peran pengawasan aparat, sehingga tempat itu kembali buka.

Menanggapi masalah ini, praktisi hukum Tanjungbalai Ade Gustami Lubis mengaku kecewa dengan sikap Polres Tanjungbalai yang “tidak tegas” dalam pemberantasan perjudian.

“Mendesak Kapoldasu untuk ambil sikap tegas kepada jajaran di bawahnya supaya betul-betul menegakkan hukum tanpa pandang bulu bagi pelaku judi,” ujar Ade Gustami Lubis ketika dikonfirmasi oleh wartawan Kupas Merdeka melalui selulernya, Rabu 18/11.

Beranjak dari itu, Ade juga sudah melayangkan surat secara resmi dan tertulis ke Kapolri dan Kepala Divisi Propam. “Sebab penegakan hukum di Tanjngbalai masih pandang bulu, kita juga laporkan dugaan keras keterlibatan oknum aparat yang membekingi serta terima upeti dari cukong judi di Kota Tanjungbalai. Kita akan seriusi masalah ini hingga ke akar-akarnya,” tambahnya.

Advertisement

Menurut Ade, Tanjungbalai merupakan kota religius, dan dengan adanya judi ketangkasan ikan seakan mencoreng predikat sebagai kota religius tersebut. “Maka hal ini akan menyebabkan Kota Tanjungbalai krisis moral. Karena bagi siapa masyarakat pecandu judi ketangkasan tembak ikan, akan menjauhkan mereka dari nilai-nilai kebaikan agama. Sehingga hal ini menyebabkan tingkat kriminalitas akan bertambah-tambah,” paparnya.

Hingga berita ini ditayangkan, KM belum berhasil mendapat keterangan dari pihak Polres Tanjungbalai.

Reporter: Gus
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*