Pengecoran Jalan Raya Taman Narogong Diduga Kurangi Penebalan Volume Beton, Peltek Bina Marga: “Tenang, Sama Saya tidak bisa Main-main”

Lokasi pekerjaan di Jalan Raya Taman Narogong Indah, Bojong Rawa Lumbu, Kota Bekasi (dok. KM)
Lokasi pekerjaan di Jalan Raya Taman Narogong Indah, Bojong Rawa Lumbu, Kota Bekasi (dok. KM)

BEKASI (KM) – Di masa pandemi covid-19, pemerintah Kota Bekasi tetap melakukan program pembangunan infrastruktur di beberapa wilayah melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), salah satunya perbaikan jalan yang berlokasi di Jalan Raya Taman Narogong Indah, Kelurahan Bojong Rawa Lumbu, Kecamatan Rawa Lumbu, Kota Bekasi.

Namun, perbaikan jalan dengan menggunakan item beton diduga dipermainkan oleh pihak kontraktor lantaran terindikasi ada pengurangan volume ketebalan beton.

Dalam proses pekerjaan dengan ketinggian papan bekisting 15 sentimeter, terlihat volume ketebalan beton kurang dari ketinggian papan tersebut. Anehnya lagi, di lokasi kegiatan ditemukan tanda coretan bertuliskan angka “13”.

Anto sebagai konsultan pengawas kegiatan di Narogong, enggan menjawab permintaan keterangan oleh wartawan.

Terpisah, Andi Parulian selaku pelaksana teknis (peltek) Bidang Bina Marga di DBMSDA Kota Bekasi mengaku tidak mengerti. “Saya tidak mengerti kalau tulisan pilok itu untuk apa,” katanya.

“Ya kalau untuk penebalan beton, nanti kita liat di hasil core drill, tenang aja, kalau sama saya tidak bisa main-main,” tegas Andi sambil berjalan masuk ke ruangan kerjanya.

Reporter: KM Bekasi
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.