Penelusuran Temukan Banyak Kejanggalan Pada Renovasi Gorong-gorong di Keramat Kubah

Lokasi gorong-gorong di Lingkungan I, II dan III Kelurahan Keramat Kubah, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjungbalai yang diperbaiki untuk peninggian dinding (dok. KM)
Lokasi gorong-gorong di Lingkungan I, II dan III Kelurahan Keramat Kubah, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjungbalai yang diperbaiki untuk peninggian dinding (dok. KM)

TANJUNGBALAI (KM) – Pekerjaan renovasi gorong-gorong di Lingkungan I, II dan III di Kelurahan Keramat Kubah, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjungbalai, diduga tidak sesuai dengan perencanaan dalam pengerjaan tahap pertama. Hal itu terungkap ketika awak media Kupas Merdeka menanyakan perihal tidak adanya plang anggaran untuk proyek tersebut kepada Lurah Keramat Kubah. Ia mengaku bahwa telah terjadi kesalahan pada pengerjaan yang harus diperbaiki pihak pemborong, sehingga plang anggaran belum bisa dipasang.

Dalam pantauan KM di lokasi renovasi gorong-gorong pada Kamis 26/11, nampak para pekerja sedang melakukan pemecahan pada pinggiran parit yang sebelumnya sudah berdiri. Hal itu dilakukan agar dapat ditambah dinding parit baru, yang nanti akan disamakan tingginya dengan jalan beton atau jalan setapak. Namun, para pekerja yang mengorek timbunan sampah dan tanah limbah menumpukkannya pada jalan setapak. Dikarenakan jalan yang sempit, tumpukan sampah dan tanah limbah parit itu pun mengganggu para pengguna jalan, sebelum akhirnya mobil pengangkut datang mengambil sampah tersebut.

Awak media juga dikejutkan dengan tidak adanya plang proyek untuk renovasi tersebut sepanjang pengerjaan yang sudah sampai 100 meter lebih untuk tahap awal pada pemecahan dan pengorekan parit, menimbulkan indikasi pelanggaran peraturan tentang transparansi, khususnya bagi Lurah Keramat Kubah.

Sementera itu, Joner selaku Kepala Lingkungan III, Kelurahan Keramat Kubah, mengungkap bahwa renovasi gorong-gorong itu adalah proyek yang bersumber dari pemerintah Kelurahan Keramat Kubah. Ia juga menyatakan bahwa pengerjaan tahap awal renovasi parit untuk pemecahan dan pengorekan sudah berjalan enam hari tanpa adanya plang anggaran.

Advertisement

“Untuk plang anggaran memang sudah disediakan oleh pihak pemborong, nanti mereka akan pasang. Untuk pemecahan pinggiran parit yang terkena jembatan masyarakat sudah saya komunikasikan selaku pengawas,” ungkap Joner.

Sementara itu, Lurah Keramat Kubah Tety Herawati Sinaga menjelaskan kepada KM bahwa pengerjaan renovasi gorong-gorong merupakan proyek yang bersumber dari kelurahan untuk peningkatan pelayanan masyarakat. Pengerjaan itu untuk menyahuti persoalan adanya parit di lingkungan masyarakat yang tidak berfungsi dengan baik karena tersumbat akibat tumpukan sampah dan bidang dinding parit yang pendek.

“Terkait tidak adanya plang anggaran itu disebabkan terjadinya kesalahan pada pengerjaan untuk tahap pertama. Saya tidak mau hasilnya nanti akan menimbulkan persoalan baru, karena ini berkaitan dengan fasilitas umum. Maka saya menginstruksikan pemborong untuk berhentikan pengerjaan, sebelum ada perbaikan. Maka dari untuk plang anggaran belum bisa kami pasang, jika salah satu maka salah semuanya,” ujarnya.

“Saya langsung menginstruksikan agar Dinas PU dalam waktu dekat mencetak plang anggaran sesuai konsep rencana pada pengerjaan dan Senin ini plang akan dipasang pada lokasi pengerjaan renovasi gorong-gorong,” pungkasnya.

Reporter: Gus, Risky
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*