Pekerjaan Drainase Program Berseka di Sumber Jaya tidak Memakai Lantai Kerja

Pemasangan U-ditch di Sumber Jaya yang tidak memakai lantai kerja (dok. KM)
Pemasangan U-ditch di Sumber Jaya yang tidak memakai lantai kerja (dok. KM)

BEKASI (KM) – Pekerjaan saluran air dengan menggunakan U-ditch di Jalan Kp. Rawa Pisang RW 01 dan RW 02 Desa Sumber Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, diduga asal jadi. Diketahui saat awak KM monitor beberapa lokasi kegiatan, yaitu pembangunan drainase di RW 01 dengan pagu anggaran Rp199.509.600, pembangunan drainase lokasi 1 RW 02 dengan pagu anggaran Rp149.826.000 dan lokasi 4 RW 02 dengan pagu anggaran Rp149.826.000, ditemukan kejanggalan seperti tidak adanya lantai kerja dan pemasangan U-ditch secara langsung ke dalam genangan air.

Pekerjaan yang dikerjakan oleh CV. Pandawa Lima dan CV. Barnad Bersaudara merupakan salah satu dari program “Berseka” Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Salah satu warga setempat, DP Tambunan, setempat mengeluhkan pekerjaan yang terkesan asal jadi karena tidak mengetahui jalan air tersebut arah pembuangan itu kemana.

Advertisement

“Harusnya pekerjaan tersebut harus tahu hilir dan hulunya kemana, jangan hanya asal meletakan U-ditchnya, tanpa tidak tahu jalan airnya ke mana,” paparnya, Kamis 12/11.

Menurutnya, pengawas dari dinas terkait dan konsultan pengawas seharusnya mengontrol progres di setiap kegiatan. “Jangan nantinya menjadi anggaran tersebut menjadi sia-sia dan tidak bermanfaat untuk masyarakat,” ucap DP Tambunan.

Sementara itu, konsultan pengawas Bidang Kawasan Permukiman pada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DISPERKIMTAN) Kabupaten Bekasi, Ujan, mengatakan bahwa kalau kegiatan tidak memakai lantai kerja, “Akan kita lakukan penambahan volume pada pekerjaan tersebut,” singkat Ujan kepada KM beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Umar selaku PPTK Bidang Permukiman DISPERKIMTAN Kabupaten Bekasi saat dimintai tanggapan terkait saluran U-ditch yang tidak memakai lantai kerja, tidak memberi respon.

Reporter: mon
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*