Masih Banyak Pedagang di Jalan Roda Pasar Bogor, Diduga ada Pungutan “Biaya Koordinasi” Agar tidak Ditertibkan

Situasi di Jalan Roda, Pasar Bogor, Kota Bogor (dok. KM)
Situasi di Jalan Roda, Pasar Bogor, Kota Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) – Program Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam menata pedagang yang berada sepanjang Jalan Roda Pasar Bogor diabaikan dan tidak dianggap oleh para pedagang. Diduga ada biaya “koordinasi” kepada aparatur Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Penelurusan kupasmerdeka.com, dari beberapa informasi para pedagang, mereka merasa tidak khawatir melanggar aturan yang dibuat, karena adanya pembayaran “biaya koordinasi” kepada oknum-oknum aparatur Pemkot Bogor.

“Ya kita tidak khawatir dan takut untuk ditertibkan, di sini kan kita usaha berdagang, dan kita juga bayar biaya koordinasi ke pihak terkait,” ungkap beberapa pedagang, Selasa 10/11.

“Katanya sih, itu untuk orang PD Pasar, Pol PP dan juga keamanan, jadi kita bisa tetap berdagang disini,” tambahnya.

Advertisement

Para pedagang juga menyampaikan, dengan pungutan biaya koordinasi itu, mereka tetap bisa berjualan di bawah. “Ya jika Pemkot Bogor menertibkan kenapa juga masih ada biaya koordinasi itu,” tanya pedagang.

“Makanya sampai sekarang kita aman-aman saja jualan disini,” ujar pedagang dengan senyum.

Diketahui sebelumnya, Pemkot Bogor bersama pihak terkait menata para pedagang di Jalan Roda Pasar Bogor agar masuk ke dalam, tepatnya di lantai tiga Pasar Bogor. Faktanya, masih banyak aktivitas pedagang yang berjualan di sepanjang Jalan Roda tanpa ada tindakan tegas pemerintah daerah, sementara sebagian ada yang sudah mengikuti aturan untuk berdagang di lantai tiga Pasar Bogor.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*