Korban Pengrusakan Mobil oleh Pendukung Calon Kades Klapanunggal Laporkan ke Polres Bogor

(dok. KM)
(dok. KM)

BOGOR (KM) – Pengrusakan mobil yang diduga dilakukan oleh pendukung Calon Kepala Desa (Cakades) Klapanunggal, Kabupaten Bogor, dilaporkan ke Polres Bogor.

Kuasa Hukum pemilik kendaraan, Anggi Triana Ismail, menjelaskan bahwa pengrusakan mobil kliennya yang diduga dilakukan bersama-sama oleh pendukung Cakades Klapanunggal Kabupaten Bogor berinisial AES, sudah dilaporkan ke polisi.

“Pada hari ini kami telah melaporkan tindakan pengrusakan kendaraan milik klien kami ke Polres Bogor, sebagaimana laporan polisi nomor LP/B/564/XI/2020/JBR/RES BGR tertanggal 23 November 2020,” jelas Anggi dalam pers rilis yang diterima KM, Rabu 23/11.

Menurut Anggi, permasalahan pengrusakan yang diduga dilakukan oleh pendukung AES dilakukan pada saat anak kandung dari kliennya, GS, mendatangi kediaman AES yang beralamat di Kp. Cimanggu RT 05 RW 05 Desa Klapanunggal, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor untuk mengklarifikasi terkait video yang beredar dalam acara kampanye AES.

Dalam rekaman video tersebut, AES diduga telah menghina keluarga besar Alm. Tb. Munir Sasmita (suami kliennya) dengan perkataan yang bersifat penghinaan terkait gelar TB yang berarti Tubagus, diplesetkan menjadi penyakit TBC (tuberculosis), serta mempertanyakan gelar doktor honoris causa yang disandang olehnya.

Advertisement

Menurut Anggi, GS mendatangi kediaman AES untuk mengklarifikasi supaya dalam kampanye tidak harus menjelekkan keluarganya, karena bukan merupakan hal yang substantif dalam proses pencalonan untuk menjadi seorang kepala desa.

“Tapi anak klien kami, malah dihadang oleh para pendukung AES yang menggunakan seragam serba hitam. Selain dugaan pengeroyokan kepada anak klien kami, kendaraan milik klien pun ikut menjadi sasaran pengrusakan,” jelas Anggi dalam rilis.

“Kami berjanji akan terus mengawal kasus ini sampai klien kami mendapatkan rasa keadilan. Sehingga publik dapat mengetahui secara terang benderang terkait kebenaran sejati dari kasus ini, tidak ada pemotongan cerita kembali,” pungkasnya.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

1 Comment

  1. Relawan Ade gonon 27/11/2020 at 10:43 am

    Mantap usut terus sampai tuntas belum jadi kepala desa sajah sudah se arogan itu
    Astaghfirullah

Leave a comment

Your email address will not be published.


*