FPI Tanjungbalai Desak Kapoldasu Turun Langsung Tangani Maraknya Judi Tembak Ikan

Surya AL alias Osama, ketua Front Pembela Islam (FPI) Kota Tanjungbalai (dok. KM)
Surya AL alias Osama, ketua Front Pembela Islam (FPI) Kota Tanjungbalai (dok. KM)

TANJUNGBALAI (KM) – Masih beroperasinya aktivitas perjudian tembak ikan yang dituding dibiarkan oleh oknum aparat penegak hukum Polres Tanjungbalai menuai reaksi keras dari Ketua Front Pembela Islam (FPI) Tanjungbalai, yang mendesak Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Martuani Sormin agar turun langsung melihat lokasi-lokasi rentan perjudian tersebut, agar tidak ada lagi dugaan oknum aparat penegak hukum yang melakukan pembiaran.

“Sampai sekarang tidak ada tindakan yang sangat signifikan dilakukan oleh Polres Tanjungbalai, terhadap maraknya praktek judi ketangkasan tembak ikan yang dapat merusak mental dan moral masyarakat,” ujar Surya AL, yang dipanggil dengan sebutan Osama, melalui sambungan telepon selulernya ketika dikonfirmasi awak media Kupas Merdeka pada Jumat 27/11.

“Kita sangat prihatin dengan keadaan Kota Tanjungbalai ini yang dinilai punya citra buruk tentang dijadikannya sebagai lahan bisnis haram judi oleh oknum tidak bertanggung jawab. Dengan dibuka dan merajalelanya praktek praktek perjudian ketangkasan ikan. Membuktikan lemahnya tindakan pihak aparat penegak hukum untuk memberantas hal-hal yang merusak dan membuat degradasi moral masyarakat,” tambahnya.

Advertisement

Kendati sudah beberapa kali diberitakan di berbagai media, aktivitas judi ikan tersebut masih beroperasi di sekitaran Jl. Ahmad Yani dan Jl. Teuku Umar Tanjungbalai, yang menurut sebagian kalangan mengakibatkan predikat “Kota Religius” yang lekat di Kota Tanjungbalai tercemar.

Sebelumnya, praktisi hukum Tanjungbalai Ade Agustami Lubis menyatakan bahwa pihakny telah menyurati Kapolri dan Kapolda terkait masalah judi tembak ikan ini. “Tinggal menunggu tindakan tegas dari pihak Kepolisian,” ujarnya ketika dikonfirmasi di kantornya di Jalan Jendral Sudirman, Jumat 27/11.

Reporter: Gus
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*