Sekda Kota Bogor Dipanggil KPK Terkait Kasus Korupsi RY, Bima Arya: “Tidak Ada Pendampingan Hukum dari Pemkot”

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah Dwikorawati (dok. Instragram @sofiahsyarifah)
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah Dwikorawati (dok. Instragram @sofiahsyarifah)

BOGOR (KM) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap lima saksi dari lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bogor terkait kasus dugaan pemotongan uang dan gratifikasi yang menjerat mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin, pada Kamis 8/10.

Salah satu saksi yang dipanggil penyidik adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Syarifah Sofiah Dwikorawati yang baru beberapa waktu lalu dilantik. Status pemanggilannya dengan kapasistas masa jabatan terdahulu sebagai mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bogor.

Menyikapi hal tersebut Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto membenarkan pemanggilan Sekda Kota Bogor oleh KPK.

Advertisement

“Ya Sekda sudah lapor, tadi diminta menambahkan keterangan yang diperlukan oleh KPK terkait kasus yang sedang didalami oleh KPK di Kabupaten Bogor,” ungkap Bima melalui pesan WhatsApp kepada KM.

“Tidak lama tadi di KPK, karena hanya menambahkan sedikit keterangan,” tambah Bima.

Ditanya langsung ada pendampingan hukum dari Pemkot Bogor, Bima mengatakan tidak ada.

“Tidak ada,” jawab Bima singkat.

Sementara Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah Dwikorawati hingga berita ini ditayangkan belum merespon awak media.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*