Permintaan Pengaspalan Jalan tak Kunjung Direspon, warga Bojong Pondok Terong Inisiatif Sendiri

(dok. KM)
(dok. KM)

DEPOK (KM) – Pembangunan suatu wilayah tidak selalu bergantung pada dana pemerintah saja. Dana swadaya masyarakat bisa menjadi alternatif. Hal ini sudah dibuktikan oleh masyarakat wilayah RT 15 RW 006, Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Sabtu 24/10.

Muhdori selaku ketua RT setempat menjelaskan kepada kupasmerdeka.com bahwa inisiatif warga untuk membangun jalan secara swadaya berawal dari pengajuan pengaspalan jalan yang tak kunjung direspon pemerintah setempat. “Karena terlalu lama menunggu, mereka pun memutuskan untuk membangun sendiri. Ada juga donatur yang sifatnya hanya ikut partisipasi dan kami tidak menargetkan,” paparnya.

“Mereka sadar untuk memajukan daerahnya akses jalan menjadi kunci utama. Semakin mudah diakses maka daerah tersebut akan mudah dikenal masyarakat luar. Alasan inilah yang menggugah semangat mereka. Bila kesadaran masyarakat untuk swadaya makin tinggi, angka kemiskinan akan terus berkurang,” ucapnya.

Advertisement

“Dana untuk pembangunan jalan dikumpulkan dengan gotong royong bersama atau kita sebut dana swadaya, tanpa ada campur tangan dengan pemerintah setempat dan dibantu juga dengan dana parkir yang mana perbulannya kami kumpulkan dan akhirnya sampai terwujud apa yang kami inginkan,” sambungnya.

Pantauan KM di lokasi, warga mampu membangun jalan aspal sepanjang 200 meter dengan lebar rata-rata 4 meter. Pekerjaan tersebut memakan anggaran sekitar Rp 40 juta.

Warga setempat pun mengapresiasi inisiatif tersebut. “Syukur alhamdilillah wilayah kami sekarang bisa juga mengaspal jalan, meski anggarannya bukan dari pemerintah setempat ya minimal warga pun bisa merasakan kenikmatan jalan baru ini,” ucapnya.

Reporter: Budi
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*