LPPM IPB Serahkan Data Desa Presisi kepada Camat Tamansari Bogor

BOGOR (KM) – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Institut Pertanian Bogor (IPB) menyerahkan data Desa Presisi sambil melaksanakan program #IPBsapadesa seri pertama di Aula Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Rabu 21/10.

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung yang turut hadir menyampaikan bahwa penyerahan Peta Presisi yang dikerjakan oleh LPPM IPB dapat “mendukung lebih baik penataan, baik daerah ataupun pusat.”

“Salah satunya bisa memenuhi kinerja pemerintahan, kalau kita punya data yang lengkap dan punya presisi yang tinggi,” tambah Ahmad Doli.

Ahmad juga mengatakan, program ini “sangat bagus sekali, sudah dilaksanakan dan ada hasilnya yang diserahkan.”

“Isya Allah ke depan kami bicara dan sampaikan dengan mitra kami (Komisi II), Kementerian Dalam Negeri, agar ini dapat dicanangkan sebagai program nasional,” jelas Ahmad Doli.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bogor Ade Jaya Munadi mengatakan bahwa pihaknya dari pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Bogor “menyambut baik apa sudah dihasilkan pada hari ini.”

“Nanti akan kita akan melihat, apa yang ada di Pemda, dan apa yang ada di Desa Presisi, agar bisa dikolaborasikan bentuk seperti apa.”

Advertisement

“Ya dengan Kabupaten Bogor yang ada 416 desa, berbagai karateristik dan geografis, itu menjadi tantangan semua pihak termasuk pihak perguruan tinggi IPB,” ujar Ade.

Sementara Camat Tamansari, Kabupaten Bogor, Bayu, menyampaikan bahwa adanya program data Desa Presisi akan mengungkap pontensi-potensi yang dapat dikembangkan, dan secara akurat bisa mengambil kebijakan yang tepat sasaran.

“Kami berharap program ini jangan hanya satu desa, semua desa bisa, khususnya di Kecamatan Tamansari,” jelas Bayu singkat.

Adapun Data Desa Presisi merupakan data yang memiliki tingkat akurasi dan ketepatan yang tinggi untuk memberikan gambaran kondisi aktual desa yang sesungguhnya.

Data tersebut diambil, divalidasi, dan diverifikasi oleh warga desa, dibantu oleh pihak luar desa, misalnya perguruan tinggi. Membangun desa presisi adalah gagasan yang sudah dikomunikasikan di tingkat desa hingga tingkat Kementerian.

Reporter: Zebua, Rajiv
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*