Liput Kebakaran Pabrik Kimia PT. TSIK, Wartawan Diusir dan Didorong oleh Satpam

ilustrasi
ilustrasi

SERANG (KM) – Perlakuan keras memang kerap dialami oleh wartawan, kendati profesi mereka sudah dilindungi oleh Undang-undang. Hal itu terjadi lagi, kali ini kepada sejumlah wartawan Banten yang hendak meliput kebakaran yang melanda pabrik kimia milik PT. TSIK.

Api yang belum diungkap sumbernya itu menyebabkan asap tebal mengepul dari pabrik kimia tersebut, dan karyawan pabrik itu pun berhamburan keluar, Jumat 23/10.

Melihat kejadian itu, wartawan media online Patroli.co dan Sinarpagijuara.com mengambil gambar-gambar, namun kemudian di usir dan didorong keluar pintu gerbang oleh satpam.

Adalah Josh Munte dan Nurjamin, wartawan Banten yang mengalami pengusiran dan didorong oleh satpam. Sempat kejadian tersebut terekam kamera handphone wartawan.

Walaupun kedua wartawan ini sudah menyebutkan identitasnya bahwa dari media namun tetap mengusir dan mendorongnya mundur. “Pak gak boleh foto-foto pak, di luar saja pak, saya disuruh pimpinan saya, di luar aja pak,” ucap oknum satpam yang belum diketahui namanya.

Advertisement

Kembali beberapa orang datang menghampiri kedua wartawan tersebut, tampak dalam video orang tua berjenggot panjang mengusirnya dan diikuti rekan-rekannya dari dalam area pabrik.

“Jangan mentang-mentang media kamu,” ucap si bapak tua berjenggot.

Dalam situasi panik karena api yang terus membesar, akhirnya kedua wartawan itu memutuskan tidak meliput kebakaran pabrik kimia tersebut.

Pada dasarnya pers mempunyai kemerdekaan dalam menjalankan profesinya. Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hal mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi (Pasal 4 ayat (3) UU Pers). Ini berarti pers tidak dapat dilarang untuk menyebarkan suatu berita atau informasi jika memang hal tersebut berguna untuk kepentingan publik.

Ada sanksi pidana dan denda apabila menghalang-halangi kegiatan wartawan dalam peliputan.

Reporter: wahid dkk
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*