“Misteri” Sosok Agus Budiarso dalam Kasus Mantan Sekdis DPKPP Kabupaten Bogor

Sidang kasus mantan Sekdis DPKPP Kabupaten Bogor di Pengadilan Tipikor Bandung (dok. KM)
Sidang kasus mantan Sekdis DPKPP Kabupaten Bogor di Pengadilan Tipikor Bandung (dok. KM)

BOGOR (KM) – Tiga saksi dalam kasus dugaan korupsi yang melibatkan mantan Sekdis Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor Iryanto dari anggota Reskrim Polres Bogor diduga sudah dipersiapkan untuk “menjebak” Iryanto, menurut penilaian kuasa hukumnya.

“Hingga hari ini sudah saksi ketiga yang dihadirkan, yang pertama kemarin sebagai saksi pelapor. Sedangkan saksi kedua dan ketiga ini adalah saksi yang menerima informasi dari saksi pelapor pertama,” ungkap kuasa hukum Iryanto dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) BARA JP, Dinalara Butar Butar usai sidang saksi di Pengadilan Tipikor Bandung, Jumat 4/9.

“Namun disayangkan pendapat dua orang saksi ini berbeda dengan keterangan saksi pelapor,” tambah Dina.

Dina menjelaskan, keterangan saksi kedua dan ketiga menyatakan sudah mengetahui di tanggal 2 Maret 2020 akan ada penyerahan sejumlah uang pada 3 Maret 2020. “Artinya dari saksi pertama yang mengetahui status pemberi uang ini adalah seorang tersangka dan tahanan Polres Bogor… saksi pelapor Beny Suhada sudah tahu bahwa pemberi uang itu tahanan Polres Bogor dalam kasus yang berbeda. Dan saksi pelapor sudah mengenal betul Soni Priadi yang akan memberikan uang, sementara saksi kedua dan ketiga mengakui tidak tahu Soni Priadi,” terang Dina.

Advertisement

Lebih lanjut Dina mengatakan, dalam Laporan Informasi (LI) pada tanggal 02 Maret 2020 oleh saksi pelapor Beny Suhada, juga tidak disebut aliran dana yang mengalir ke Iryanto.

“Ya jelas dalam LI yang dihadirkan dalam persidangan tidak ada satu itempun yang menyebut aliran dana ke Iryanto, yang disebut adalah nama Agus Budiarso dan Faisal Assegaf yang menerima aliran dana,” lanjut Dina.

Masih kata Dina, yang membuat janggal sampai sekarang adalah status Agus Budiarso.

“Ya kemana Agus Budiarso, yang mana sudah jelas disebut sebagai penerima aliran dana bersama Faisal Assegaf, hingga hari ini tidak jelas apa status dan dimana Agus Budiarso, sementara Faisal Assegaf sudah menjadi terdakwa dan disidangkan,” katanya.

“Hingga hari ini tidak jelas apa status Agus Budiarso, kenapa hanya Faisal Assegaf yang menjadi terdakwa. Ditambah saat OTT yang ditangkap adalah Iryanto, Faisal Assegaf tidak ditangkap, dia datang ke DPKPP, nah kemana Agus Budiarso, maka kemana misteri Agus Budiarso?” pungkas Dina.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*