Kunjungi PWI Kota Bogor, Perumda PPJ Ungkap Rencana Perombakan Drastis Pengelolaan Pasar di Kota Bogor

Kunjungan Direksi Perumda PPJ Kota Bogor ke Sekretariat PWI Kota Bogor (dok. KM)
Kunjungan Direksi Perumda PPJ Kota Bogor ke Sekretariat PWI Kota Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) – Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor memaparkan rencana besar PPJ untuk beberapa tahun ke depan saat berkunjung ke sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor pada Senin 14/9 siang.

Dirut Perumda PPJ, Muzakkir, mengatakan bahwa pihaknya sudah merencanakan akan membangun delapan pasar, termasuk Warung Jambu, kemudian direncanakan Plaza Bogor pindah ke Sukasari dan pembangunan akan dilakukan di Sukasari. Kemudian akan dibangun pasar juga di Jambu Dua karena masih ada lahan 1,3 hektar.

“Setelah jadi Jambu Dua, dipindahkan Pedagang Kaki Lima (PKL) seputar kawasan Merdeka. Pasar Bogor juga nanti dipindahkan ke Jambu Dua, karena plaza jadi taman dan Pasar Bogor jadi lahan parkir, jadi kalau mau ke Kebun Raya Bogor parkir di Pasar Bogor,” ungkap Muzakkir didampingi Direktur Umum PPJ Jenal Abidin dan Direktur Operasional PPJ Deni Aribowo.

Muzakkir melanjutkan, pasar-pasar di Kota Bogor akan dirapikan sesuai arahan pimpinan daerah, kemudian ada juga pembangunan pasar Tanah Baru, Pamoyanan, Cumpok agar tidak terpusatkan di tengah kota.

“Untuk saat ini masih kajian investasi di Pemkot Bogor. Mudah-mudahan segera beres, judulnya nanti PMP aset, diharapkan awal tahun 2021 bisa jalan,” tambahnya.

Muzakkir juga menerangkan, pihaknya juga mengharapkan bisa mengelola Pasar Teknik Umum (Tekum) Kemang, saat ini Pemkot Bogor dengan pengacara negara yaitu jaksa tengah memproses pengambilalihan. Nanti diambil Pemkot dan baru diserahkan kepada Perumda PPJ.

“Sekarang masih menunggu proses antara Pemkot, Kejaksaan dan pihak ketiga PT. Galvindo. Kami sudah disiapkan tim untuk turun ke sana, karena setiap bulan pedagang TU ke kami karena mereka mengetahui persoalannya. Mereka juga bertanya kenapa diam saja direksi dan tidak segera diambil alih pasar Tekum. Kasihan pedagang di sana dan lahan juga ada di wilayah Kota Bogor. Kami siap mengelola dengan maksimal,” tuturnya.

Advertisement

Muzakkir juga mengatakan, pihaknya siap bersinergi dengan PWI Kota Bogor. Misalnya, ada beberapa kios yang bisa dipergunakan untuk memulai usaha.

“Nanti kami bisa buka jaringan untuk sayur mayur ataupun barang-barang yang bisa dijual di pasar. Tentunya dengan harga yang sesuai di pasaran,” terangnya.

Di tempat yang sama Ketua PWI Kota Bogor Arihta Utama Surbakti menuturkan, pihaknya akan mendukung program pengembangan Perumda PPJ Kota Bogor, terlebih dengan adanya silaturahmi jajaran direksi ke PWI Kota Bogor.

“Dengan adanya kunjungan Perumda PPJ ini bisa lebih bersinergi dengan kami. Bisa saling support antara PWI Kota Bogor dengan ranahnya di media, kemudian Perumda PPJ mendorong program PWI Kota Bogor yang sudah ada Koperasi Wartawan Mandiri Sejahtera,” tuturnya.

Sementara Ketua Koperasi Wartawan Mandiri Sejahtera, Irwan Natsir mengatakan, ada peluang untuk koperasi bersinergi dengan Perumda PPJ Kota Bogor, semisal dari hal pengelolaan perparkiran dan toilet umum.

“Mudah-mudahan Perumda PPJ ini bisa men-support PWI dengan koperasinya sehingga meningkatkan kesejahteraan anggota PWI Kota Bogor,” tuturnya.

“Nanti ada MoU bisa direspon, sehingga jelas tertuang saling support antara kedua belah pihak,” pungkasnya.

Rpeorter: ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*