Bamus Terpilih dari 7 Nagari Ikuti Pembekalan Perencanaan Pembangunan Nagari

(dok. KM)
(dok. KM)

PASAMAN BARAT (KM) – Badan Permusyawarahan (Bamus) Nagari terpilih dari 7 nagari di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) mengikuti Pembekalan Bamus, yang diprakarsai oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakathari ini 14/9 di Balairong Simpang Empat Pasbar.

Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Pasbar, Yulianto, itu diikuti sebanyak 58 orang peserta yang terdiri atas 7 nagari dari 19 nagari yang ada di Kabupaten Pasaman Barat.

Bupati Yulianto saat membuka pembekalan Bamus Kabupaten Pasbar tahun 2020 berharap agar Bamus bisa menjadi pilar utama agar bersinergi dengan pemerintahan nagari dalam upaya meningkatkan kapasitas dan kemampuan Badan Musyawarah Nagari, sehingga pembekalan bermanfaat dalam berbagai aspek pengetahuan agar Bamus mampu menjalankan tugas serta tahu dengan fungsi dan kewenangan.

Bupati juga berharap agar Bamus mampu melaksanakan tupoksinya sesuai dengan apa yang telah diatur dalam Permendagri nomor 110 tahun 2016 tentang Bamus Permusyswaratan Desa.

Yulianto mengatakan, Bamus sebaiknya menyampaikan program-program pemerintah yang telah dilaksanakan dan yang akan dilaksanakan seperti program sarana dan prasarana antara lain jalan, jembatan, pendidikan, agama, kesehatan dan peningkatan ekonomi masyarakat serta program lainnya kepada masyarakat.

“Karena Bamus selain perwakilan masyarakat juga merupakan perpanjangan tangan pemerintah daerah yang ada di Desa dan Kelurahan yang nantinya dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat,” ujar Bupati.

Advertisement

Masih dalam sambutannya, Bupati berpesan kepada Bamus agar lebih aktif lagi dalam menjalankan tugas pokok sebagai penuntun masyarakat di masing-masing nagari atau desa/kelurahan dengan cara membangkitkan dan memakmurkan kembali perannya yakni sebagai wakil dari penduduk desa berdasarkan keterwakilan wilayahnya.

“Bamus yang ada di lingkungannya harus arif dalam menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat nagari, dengan kegiatan positif hingga mampu berdinergi dalam melaksanakan amanah dalam melaksanakan kebijakan dan pengadaan,” kata Yulianto.

Di samping itu ia berpesan agat Bamus mampu juga melaksanakan pengawasan dan pengendalian kenakalan remaja di sekitarnya, yakni memutuskan perkembangan dalam menghindari hal-hal yang negatif seperti narkoba, miras, judi dan lain lain.

Sementara Kepala DPMN Pasbar, Etris, menerangkan bahwa pembekalan ini bertujuan antara lain agar Bamus yang baru terpilih memahami peran Badan Permusyawaratan Nagari dalam penyelenggaraan pemerintah nagari nantinya.

“Bamus sebagai salah satu yang memiliki kewenangan pengawasan dan menyepakati rancangan Peraturan Nagari maka Bamus mau tak mau harus juga paham akan jenis-jenis belanja nagari,” ujar Etris.

Reporter: Dino
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*