Belum Kantongi Izin, Warga Cijeruk Minta Hentikan Proyek Perumahan Vila Nusa Indah

Pembangunan perumahan
Pembangunan perumahan "Vila Nusa Indah" di Desa Cijeruk, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) – Proyek pembangunan perumahan Vila Nusa Indah milik PT Alcon yang berlokasi di Kampung Cibadak, Desa Cijeruk, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, diduga tidak mengantongi izin dan mendapat penolakan dari warga setempat.

Hal tersebut diungkapkan Dina, salah seorang warga Desa Cijeruk yang mengatakan bahwa pembangunan tersebut belum ada izin dari warga setempat.

“Kami sebagai warga merasa tidak setuju kalau pihak pemilik bangunan melaksanakan bangunan tanpa minta izin dulu ke warga, karena kami dan warga yang lain sama sekali belum pernah ada undangan dari RT/RW untuk mengajak musyawarah minta izin warga. Yang ada pernah waktu pertama kali warga dikumpulkan atas permintaan dari pihak PT Alcon sebatas minta izin ke warga untuk melintas masuk barang-barang material ke lokasi area bangunan proyek PT Alcon, tapi bukan minta ijin untuk mendirikan bangunan,” jelas Dina kepada KM kemarin 15/9.

“Setahu kami, bangunan itu belum ada izin dari warga, karena kami sendiri sebagai warganya belum pernah merasa menandatangani izin bangunan tersebut […] sampai saat ini warga yang lain juga menanyakan, kenapa aparat terkait membiarkan bangunan tersebut berjalan tanpa ada dasar ijin dari warga,” lanjutnya.

Epul, warga setempat lainnya, menambahkan, “Kami dan warga yang lainnya sudah mengadakan musyawarah bersama dan hasilnya sudah disepakati bersama sesuai yang dituangkan di surat pernyataan warga, bahwa warga keberatan dengan adanya proyek PT Alcon yang ada di wilayah RT01 RW02,” ujarnya.

“Maka dengan begitu, warga meminta aktivitas kegiatan pembangunan tersebut untuk dihentikan dulu sebelum legalitas perizinannya ditempuh.”

“Hasil kumpulan warga kemarin atas permintaan pak Ari Gunardi selaku pelaksana dari PT Alcon itu jangan dijadikan dasar untuk surat izin mendirikan bangunan, karena itu sekedar izin melintas barang material ke PT Alcon,” bebernya.

Di lokasi berbeda, Firmansyah selaku Pol PP Kecamatan Cijeruk disaat dikonfirmasi KM terkait keberadan proyek PT Alcon itu mengatakan bahwa pihak Pol PP sudah melayangkan surat teguran dua kali, namun sampai sekarang belum ada respon dari pihak perusahaan itu.

“Kami dari Pol PP Kecamatan Cijeruk sudah melayangkan surat teguran dua kali ke pihak proyek bangunan PT Alcon, namun sampai saat ini masih menunggu jawaban dari pihak PT tersebut,” ujarnya.

Di lokasi berbeda, Agus, pengawas proyek bangunan PT Alcon saat ditemui mengaku tidak mengetahui soal perizinan yang diminta oleh warga tersebut.

“Kalau kita kan di sini hanya bagian teknis kontruksi saja, nah disini kan ada mobilisasi, seperti pengiriman barang material untuk ke lokasi, maka dari kita untuk izin melintas itu ke warga melalui RT dan RW minta tandatangan warga udah ditempuh, tapi masalah legalitas izin mendirikan bangunan itu tugasnya owner, dan saya tidak ada di ranah itu, maka lebih jelasnya silahkan saja temui bagian owner, kalau sekarang kebetulan orangnya lagi keluar,” terangnya.

Reporter: dudin
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*