Tidak Setuju dengan Pengajian Warga, Oknum Anggota BKM Masjid ini Putuskan Aliran Listrik ke Masjid

Suasana di luar Masjid Taqwa Tanjungbalai yang hanya diterangi lampu darurat (dok. KM)
Suasana di luar Masjid Taqwa Tanjungbalai yang hanya diterangi lampu darurat (dok. KM)

TANJUNGBALAI (KM) – Pengajian Serikat Kemalangan Taqwa (SKT) bulan ini yang diselenggarakan pasa Sabtu 15/8 lalu lain dari biasanya. Sesaat sebelum pengajian, aliran listrik ke dalam masjid Taqwa yang terletak di Jalan Taqwa, Kota Tanjungbalai, diputus oleh oknum yang tidak bertanggungjawab, sehingga pengajian itu berlangasung dalam kegelapan. Hanya lampu darurat yang ada di teras masjid yang masih terlihat menyala.

Mirisnya, pengajian ini diisi oleh ibu-ibu dan bapak-bapak yang sudah memasuki usia lanjut. Namun, masalah penerangan itu tidak menyurutkan semangat pengajian yang dipimpin oleh Ustadz Firdaus Nasution yang juga Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Tanjungbalai, untuk melanjutkan kajiannya malam itu.

Yuha (20), seorang warga setempat, menduga bahwa yang melakukan ialah oknum BKM masjid Taqwa yang kontra dengan pengajian tersebut, yang juga sehari sebelumnya terlibat penghinaan dan pengusiran dari lingkungan masjid saat ingin menyambung aliran listrik dari sekolah Muhammadiyah ke salah satu rumah yang ada di dekat masjid.

Melihat situasi yang kurang baik ini, Angkatan Muda Muhammadiyah melalui Ibnu Tarmizi (25) mengambil inisiatif untuk melaporkan kejadian ini kepada Polsek TBS. Selang beberapa menit kemudian pihak berwajib pun datang ke masjid dan menyaksikan langsung kejadian tersebut.

Advertisement

Setelah selesai pengajian, Firdaus Nasution mengatakan bahwa perbuatan oknum BKM yang mematikan lampu pada saat pengajian tersebut menunjukkan bahwa “mereka sebenarnya tidak layak menjadi pengurus BKM karena mereka tidak bisa menunjukkan sikap layaknya pengurus masjid, apalagi pengajian tersebut adalah pengajian jamaah dari masjid Taqwa yang sudah lama terbentuk.”

“Sungguh tidak mencerminkan akhlak muslim yang baik, perilaku pengurus BKM Masjid Taqwa ygan mematikan aliran listrik saat dilaksanakan pengajian Serikat Kemalangan Taqwa (SKT) yang diadakan pengurus SKT, sehingga pengajian dilaksanakan dalam suasana gelap padahal jamaah pengajian sudah hadir lebih kurang sebanyak 60 orang,” sesalnya.

Masih dalam pernyataan Ustadz Firdaus, pengurus BKM yang dimaksud adalah pengurus BKM Masjid Taqwa periode 2019-2024 yang kepengurusan mereka “didapatkan secara manipulatif”, yaitu dengan memanipulasi data pemilihan pengurus BKM tersebut.

“Semoga pihak-pihak yang terkait dengan keluarnya SK tersebut dapat memahami dan mengerti keadaan yang sebenarnya, bahkan semenjak kepengurusan mereka selalu saja terjadi keributan dan berbagai macam permasalahan di masjid tersebut,” harapnya.

Reporter: hanif
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*