Pertemuan Bupati Subang dengan Pertamina EP Asset 3 Subang Bahas Pasokan Elpiji Hingga Program CSR

Bupati Subang bersama perwakilan Pertamina EP Asset 3 Subang di Rumah Dinas Bupati Subang, Rabu 12/8/2020 (dok. KM)
Bupati Subang bersama perwakilan Pertamina EP Asset 3 Subang di Rumah Dinas Bupati Subang, Rabu 12/8/2020 (dok. KM)

SUBANG (KM) – Bupati Subang Ruhimat beraudiensi dengan Pertamina EP Asset 3 Subang terkait pasokan elpiji di Subang yang seringkali dikeluhkan masyarakat seperti di Kecamatan Pusakajaya. Audensi tersebut dilakukan di Rumah Dinas Bupati, Rabu 12/8.

Pertemuan tersebut juga membahas realisasi pengelolaan sumur gas Tanggul Maung di Kecamatan Cibogo, yang merupakan kerjasama antara BUMD PT. Subang Energi Abadi (SEA) dengan Pertamina

Dalam pertemuan tersebut dibahas peluang-peluang kerjasama atau sinergitas antara Pemerintah kabupaten Subang dengan Pertamina EP Asset 3, berkaca kepada Pertamina EP Cepu.

“Kami menginginkan hal yang serupa dapat dilakukan di Kabupaten Subang,” ujar Ruhimat.

Ruhimat berharap melalui kegiatan silaturahmi ini dapat terwujud kolaborasi, di mana BUMN bisa membimbing BUMD Kabupaten Subang.

“Kami Pemerintah Kabupaten Subang membutuhkan bantuan BUMN, ke depan kita meminta adanya peluang-peluang kerjasama potensi yang dapat lebih memberdayakan BUMD Kabupaten Subang, yang tentunya tidak melanggar aturan,” tuturnya.

Ruhimat menyampaikan saat ini Subang sudah memiliki Forum CSR.

Terkait itu, pihak Pertamina menerangkan bahwa ada 2 jenis CSR bagi perusahaan plat merah tersebut, yaitu program CSR berkesinambungan dan CSR temporer. Untuk program CSR berkesinambungan yang sudah terealisasi salah satu contohnya adalah rumah inspirasi Subang.

Pertamina EP Asset 3 Subang Field merupakan unit bisnis PT. Pertamina EP, yang merupakan kontraktor kontrak kerja sama di bawah supervisi dan koordinasi SKK Migas.

“Ada 10 Stasiun Pengumpul (SP) dan tiga tes unit Field Subang yang tersebar di dua kabupaten, yaitu Karawang dan Subang, Jawa Barat. Core bisnis EP Field Subang ada pada industri hulu sampai ke sistem pengumpul,” terang Linggar, salah satu perwakilan Pertamina pada audiensi kemarin.

“Andalannya adalah produksi gas. Kondisi covid membawa dampak kepada serapan gas yang mengalami penurunan,” pungkasnya.

Reporter: Usep w, mulyadi, koswara
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.