PDAM Kabupaten Bogor Masih Gali “Formula yang Pas” Soal Pengelolaan Air Wilayah Sentul City

Gedung PDAM Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor (stock)
Gedung PDAM Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor (stock)

BOGOR (KM) – Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor Arfur Fahruroji menyampaikan, permasalahan pengelolaan air PT. Sentul City dan PDAM saat ini secara marathon sedang dibahas dan dirapatkan dengan pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Bogor.

“Sekarang ini, kami belum bisa berbicara lebih lanjut lagi tentang permasalahan di Sentul City, karena sedang dibahas di Pemda Cibinong,” ungkap Arfur kepada awak media, Selasa 18/8.

“Ke depannya sesegera mungkin kita sedang mencari formula yang pas, untuk PDAM, PT. Sentul City, dan warga. Karena ini juga terkait dengan Pemda, tidak hanya PDAM saja,” tambah Arfur.

Advertisement

“Intinya kami berupaya agar pelayanan air bersih ke Sentul tidak terganggu,” tegas Arfur singkat.

Diketahui bahwa masa transisi pengalihan pengelolaan air bersih dari Sentul City ke PDAM Tirta Kahuripan, Bogor telah berakhir pada 31 Juli 2020. Sebelumnya, masa transisi tersebut ditetapkan Bupati Bogor, Ade Yasin, selama 1 tahun sejak 31 Juli 2019.

Masa transisi itu ditetapkan 9 bulan setelah Mahkamah Agung di tingkat kasasi membatalkan hak pengelolaan Sentul City di Desa Kadumanggu, Cipambuan, Citaringgul, Babakan Madang, Cijayanti, Sumur Batu, Bojong Koneng, Karang Tengah Kecamatan Babakan Madang dan Desa Cadas Ngampar, Kecamatan Sukaraja yang diberikan Bupati Bogor.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*