KUPAS KOLOM: Ayoo, Sidik Proyek Kantor Imigrasi Kota Bekasi!

Kantor Imigrasi Kota Bekasi (FB Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Bekasi)
Kantor Imigrasi Kota Bekasi (FB Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Bekasi)

Oleh Adri Zulpianto, Koord. Alaska (Aliansi Lembaga Analisis Kebijakan dan Anggaran)

Paket pekerjaan pembangunan Kantor Imigrasi Kota Bekasi dilaksanakan melalui lelang umum dengan metode pascakualifikasi satu file menggunakan sistem gugur, dan HPS (harga prakiraan sementara) paket pengadaan sebesar Rp31,7 miliar.

Kemudian dalam lelang proyek kantor imigrasi ini, pihak Pokja 1A-pengadaan pekerjaan kontruksi ULP Kota Bekasi ternyata berani memenangkan PT. MIP yang menawarkan harga sebesar Rp31,1 miliar.

Padahal nilai penawaran yang ditawarkan PT. MIP sebesar Rp31,1 miliar terlalu mahal dan tinggi. Karena masih ada perusahaan seperti PT. SMW hanya menawarkan harga penawaran sebesar Rp20,3 miliar.

Maka dari kasus di atas, kami dari Alaska meminta Kejari Kota Bekasi, Kejati Jawa Barat, serta KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) untuk segera melakukan penyidikan atas kasus pembangunan kantor Imigrasi Kota Bekasi.

Advertisement

Selain itu, kami dari Alaska melihat bahwa PT. MIP sebagai pemenang lelang tidak memenuhi persyaratan dalam dokumen pengadaan seperti surat dukungan Ready Mix KSO dengan batching plant yang tidak disertai bukti sertifikasi ISO 14001:2004. Selain itu, personil yang ditawarkan PT. MIP dalam dokumen penawaran lelang tidak seluruhnya pegawai PT. MIP atau memiliki perjanjian kerja dengan PT. MIP untuk mengerjakan pembangunan kantor Imigrasi.

Kemudian, dalam pembangunan kantor Imigrasi Kota Bekasi ini ada potensi kelebihan atau dugaan mark-up atas pembayaran sebesar Rp1,9 miliar atas 11 pekerjaan yang harus disidik oleh kejaksaan, atau penyidik KPK.

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*