Jumlah Balita Stunting Capai 2.476 Orang, Pemkab Subang Percepat Pencegahan

Bupati Subang hadiri rembuk stunting, Selasa 7/7/2020 (dok. KM)
Bupati Subang hadiri rembuk stunting, Selasa 7/7/2020 (dok. KM)

SUBANG (KM) – Pemkab Subang segera melakukan langkah-langkah percepatan untuk mencegah membanyaknya jumlah balita penderita stunting di Kabupaten Subang.

Berdasarkan data yang dihimpun, pada tahun 2017, jumlah balita yang menderita masalah pertumbuhan itu mencapai 3,5% dari total jumlah balita Subang. Angka ini menurun di tahun 2018 menjadi 3,2%.

Di tahun 2019, angka tersebut kembali turun menjadi 2,6%, yakni dari total 112.777 balita, jumlah penderita stunting sebanyak 2.476 balita.

Hal tersebut terungkap dalam kegiatan Rembuk Stunting secara virtual yang digelar Selasa 7/7 dipimpin Bupati Subang Ruhimat dan diikuti oleh Forkopimda Kabupaten Subang, Ketua TP PKK, Kecamatan, Puskesmas, RSUD, OPD terkait dan organisasi wanita.

Kepala BP4D Kabupaten Subang, Sumasna, dalam paparannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan intervensi gizi spesifik dan sensitif secara konvergen dilakukan dengan mengintegrasikan dan menyelaraskan berbagai sumber daya untuk mencapai tujuan pencegahan stunting.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Subang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan rembuk stunting dengan metode virtual.

“Rembuk stunting merupakan sebuah wadah musyawarah semua pihak dalam rangka menurunkan prevalensi dan intervensi penanganan stunting, karena itu saya menghimbau agar rembuk stunting dilakukan dengan serius dan menghasilkan komitmen yang terbaik dalam upaya mewujudkan zero stunting

Advertisement
di Kabupaten Subang,” tegas Ruhimat.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas kerja keras seluruh pihak yang telah berupaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Subang dari 3,26% di tahun 2018 menjadi 2,6% di tahun 2019.

Bupati Ruhimat menginstruksikan penanganan stunting di Kabupaten Subang yaitu kaji secara mendalam permasalahan yang terjadi dalam menurunkan angka stunting, lakukan analisis yang tepat dalam merumuskan kebijakan penting, susun kegiatan yang tepat dan menyeluruh, serta bangun komitmen publik dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Subang sehat dengan meningkatkan kualitas gizi anak menuju zero stunting tahun 2023.

“Saya sampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Tim Satgas Stunting Kabupaten Subang dan perangkat daerah yang terlibat dalam kegiatan rembuk stunting,” pungkasnya.

Pada kegiatan tersebut turut ditandatangani berita acara rembuk stunting dan penandatanganan dukungan atau komitmen bersama percepatan penurunan stunting di Kabupaten Subang.

Reporter: Udin
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*