Mengaku “Capek”, Kades Jabong Pagaden Mengundurkan Diri

Kepala Desa Jabong, Kecamatan Pagaden, Subang bersama BPD (dok. KM)
Kepala Desa Jabong, Kecamatan Pagaden, Subang bersama BPD (dok. KM)

SUBANG (KM) – Amo Taryono, Kepala Desa (Kades) Jabong, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, mengundurkan diri dengan alasan sudah merasa “capek” dan ingin konsentrasi kepada keluarganya.

“Saya sudah merasa capek, ingin konsen sama keluarga dan sebenarnya juga tidak ada masalah apa-apa,” kata Amo kepada KM Selasa 9/6 kemarin.

“Kalau kesepakatan dari pemerintah desa dan kecamatan sebenarnaya berharap jangan sampai saya mengundurkan diri,” ungkapnya.

Seiring pengunduran dirinya, Amo mengklaim bahwa jajaran pengurus di Desa Jabong juga ingin mengundurkan diri.

“Seandainya misalkan saya mengundurkan diri, mereka [juga] mau mengundurkan diri, dan justru pengunduran diri saya itu sebenarnya tanpa sepengetahuan mereka, tapi saya berharap agar mereka tetap bekerja aktivitas sehari-hari seperti biasa,” katanya.

“Tanggapan pak camat pun sebenarnya melarang saya jangan sampai saya mengundurkan diri, seraya memberikan pemahaman-pemahaman, memberikan solusi-solusi jangan sampai saya mengundurkan diri dengan begitu saja,” lanjutnya.

Advertisement

Sementara itu, ia juga mengaku bahwa keluarganya mendukung keputusannya untuk mundur.

“Kalau mengengeni keluarga, istri saya itu mendukung untuk saya keluar mengundurkan diri,” ujarnya.

Ketua BPD Jabong, Rasman, mengungkapkan bahwa sebenarnya alasan yang diklaim oleh Amo “tidak cukup”.

“Kalau cukup alasan, mungkin Bupati sendiri akan mengabulkannya, tapi kemarin saya baca dalam tuntutannya dikasih tembusan itu tidak cukup alasan.

“Pengunduran kemarin kepala desa disini dimusyawarahkan dengan warga masyarakatn sementara jajaran BPD Desa Jabong istilahnya menanggapi aspirasi dari masyarakat, jadi masyarakat sendiri menolak kepala desa untuk mengundurkan diri. Sebenarnya sangat berat,” paparnya.

Reporter: Din
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*