Kirim Barang Lewat JNE Malah Hilang Tanpa Kompensasi, Warga ini Layangkan Gugatan Hukum

Laporan kepolisian oleh kuasa hukum G, seorang warga Jakarta, terhadap perusahaan ekspedisi JNE (dok. KM)
Laporan kepolisian oleh kuasa hukum G, seorang warga Jakarta, terhadap perusahaan ekspedisi JNE (dok. KM)

JAKARTA (KM) – Kuasa Hukum seorang warga berinisial “G” melayangkan gugatan hukum kepada perusahaan JNE yang dituding telah melakukan kelalaian atas hilangnya barang milik kliennya yang menggunakan jasa pengiriman perusahaan ekspedisi tersebut. Dikatakan bahwa G telah mengirim barang dari Jakarta ke Banjarmasin, namun yang tiba di pihak penerima hanya dus kosong.

Aulia Fahmi dan Esther Tambunan, kuasa hukum G mengatakan jika pihaknya sudah berulangkali meminta kepada pihak JNE untuk menunjukkan alat bukti barang yang hilang berupa tas, yang dapat dilihat dari rekaman CCTV dan X-ray, namun JNE menolak untuk memberikannya.

Sikap JNE tersebut membuat kuasa hukum G meradang dan memutuskan untuk menindaklanjutinya ke jalur hukum.

“Ini sangat merugikan klien kami ketika ada barangnya yang yang hilang saat memggunakan jasa pengiriman JNE cabang Kebayoran Jakarta Selatan, namun pihak JNE menolak menunjukkan bukti rekaman CCTV dan X-ray,” Aulia Fahmi dan Esther Tambunan kepada KM siang ini 13/6.

Advertisement

“Ketika klien kami mengirim barang ke Banjarmasin Kalimantan tanggal 4 dan 5 Mei 2020 dan di tanggal 6 Mei sampai di penerima, namun dus kosong,” ungkapnya.

(dok. KM)

(dok. KM)

“Kami sudah melakukan tindakan dari peringatan agar diberikan alat bukti yaitu CCTV dan x-ray namun ditolak, penggantian pun ditolak, sehingga kami menempuh jalur hukum,” lanjutnya.

“Di dalam UU No. 8 tahun 1999, klien kami sebagai konsumen harus dilindungi haknya dan ketika ada yang dirugikan harus bertanggung jawab dalam undang-undang tersebut,” pungkasnya geram.

Reporter: Sudrajat
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*