GERPAMMA Berikan Pansus Pengawasan Anggaran Covid-19 Kota Bogor 5 Hari untuk Hadirkan Forkopimda Soal Transparansi Donasi

Ketua GERPAMMA dan jajaran pengurus saat membacakan pernyataan sikap di DPRD Kota Bogor (dok. KM)
Ketua GERPAMMA dan jajaran pengurus saat membacakan pernyataan sikap di DPRD Kota Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) – Tidak puas dengan hasil audensi dengan Panitia Khusus (Pansus) Pengawasan Anggaran Covid-19 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, aktivis yang tergabung dalam Gerakan Perjuangan Masyarakat dan Mahasiswa (GERPAMMA) mengaku “siap” turun ke jalan untuk menyampaikan pendapat di muka umum untuk menuntut keterbukaan dan transparansi.

“Sehubungan dengan pernyataan Pansus Pengawasan Anggaran Covid-19 DPRD Kota Bogor yang juga merasa tidak adanya transparansi kepada publik terkait penggunaan anggaran APBD Kota Bogor dan donasi-donasi dari swadaya masyarakat untuk permasalahan covid-19, maka kami akan siap turun ke jalan untuk mempertanyakan hal tersebut,” ungkap Ketua GERPAMMA Fatarizky usai audiensi, Rabu 17/6.

“Sebelum itu kami GERPAMMA dengan tegas menyampaikan pernyataan sikap kami, dalam 5×24 jam Pansus Pengawasan Anggaran Covid-19 untuk segera menghadirkan Forkopimda atau jajaran Gugas Covid-19 Kota Bogor untuk duduk bersama menjelaskan ketransparansian anggaran dan donasi untuk covid-19,” tambah Fata.

Advertisement

Fata menuturkan, secara tertulis pernyataan sikap pihaknya sudah disampaikan kepada Pansus Pengawasan Anggaran Covid-19.

“Ya kami semua elemen masyarakat dan mahasiswa yang tergabung dalam GERPAMMA akan siap aksi ke jalan dalam waktu 5×24 jam apabila tidak ada kebersediaan Forkopimda atau jajaran Gugas Tugas Covid-19, untuk berdialog dan menjelaskan semua perihal anggaran dan donasi covid-19 di Kota Bogor,” pungkas Fata.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*