Sambangi Pesantren Ayyatirahman Parung, Perwira Akmil ’95 Salurkan Ratusan Paket Sembako dan APD

Kol. Anggit E. Y. saat menyerahkan bantuan paket sembako secara simbolis kepada pimpinan ponpes Ayyatirahman, Parung, Gus Mus (dok. KM)
Kol. Anggit E. Y. saat menyerahkan bantuan paket sembako secara simbolis kepada pimpinan ponpes Ayyatirahman, Parung, Gus Mus (dok. KM)

BOGOR (KM) – Perwira TNI dari alumni Akademi Militer (Akmil) angkatan tahun 1995 menyalurkan donasinya kepada ekonomi masyarakat yang terdampak wabah covid-19. Aksi Peduli Alumni Akmil ’95 di penghujung bulan Ramadan 1441 H ini dilakukan di Pondok Pesantren Ayyatirahman (Padepokan Ngasah Roso) Parung, Kabupaten Bogor, dengan mendonasikan ratusan paket sembako bagi santri dan warga Desa Waru yang berada di sekitar Pondok Pesantren, Kamis 21/5.

Kolonel Inf. Anggit E. Y. yang memimpin rombongan mengatakan bahwa aksi yang dilakukannya tersebut merupakan “bentuk kepedulian” dari para perwira TNI alumni Akademi Militer tahun 1995.

“Dari penggalangan yang dilakukan, kami berhasil mengumpulkan 2.000 paket sembako, 100 dus mie instan, 25 dus minyak goreng, 600 kg beras, 300 kg gula pasir, 200 set APD, 1.000 masker kain dan 100 buah face shield dan sudah disalurkan ke berbagai wilayah lain termasuk di Pulau Lancang, Kep. Seribu dan Bandung serta Cimahi,” ungkap Kolonel Anggit.

“Seyogyanya kita bisa terus berbagi, saat ini dengan kondisi wabah covid-19 yang sudah merebak hampir 6 bulan melanda dunia memang banyak lapisan masyarakat yang membutuhkan bantuan kita. Tidak perlu kita lihat apa bentuknya, berapa jumlahnya, tetapi sekecil apapun tetap berbuat dan berbagi, itu mungkin pesan kami kepada seluruh elemen masyarakat,” lanjut Kolonel Anggit saat diwawancarai usai penyerahan simbolis bantuan paket sembako kepada pimpinan Pondok Pesantren Ayyatirahman dan perwakilan warga.

“Kita hadapi wabah ini secara bersama-sama, seperti yang disampaikan pemerintah bahwa kita akan bersama-sama lawan covid-19 ini sampai selesai. Kepada masyarakat, tetap ikuti himbauan pemerintah, bahwa memutus wabah covid ini sangat penting, karena virus ini tidak akan berhenti dalam waktu dekat, tetapi dengan tetap menjaga jarak, menjaga kebersihan tangan, mulut, maupun mata kita, kita akan dapat menyelamatkan keluarga dan warga sekitar kita,” lanjutnya.

Pimpinan Pondok Pesantren Ayyatirahman (Padepokan Ngasah Roso), KH. Mustofa (Gus Mus) dalam penerimaannya menyampaikan rasa syukur atas donasi yang diberikan oleh para perwira TNI alumni Akmil 1995.

“Semoga bantuan ini membawa keberkahan untuk kita semua, amin,” pungkas Gus Mus.

Hadir juga dalam acara tersebut, Kolonel Cba Bambang Muktiono dan Ketua Alumni Akademi Militer angkatan 1995, Kolonel Inf. Sumirating Baskoro.

Reporter: Sudrajat
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*